Komunitas budaya · Belum dipetakan

Banu Ifran

Banu Ifran (Arab: بنو يفرن) atau Ifranid adalah suku Berber Zenata yang memiliki peran penting dalam sejarah Afrika Utara sebelum dan sesudah datangnya Islam. Pada abad ke-8, mereka membentuk sebuah kerajaan di wilayah Maghreb tengah dengan ibu kota di Tlemcen.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29219661. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Banu Ifran · Nama lain belum tercatat dalam profil ini.

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Banu Ifran (Arab: بنو يفرن) atau Ifranid adalah suku Berber Zenata yang memiliki peran penting dalam sejarah Afrika Utara sebelum dan sesudah datangnya Islam. Pada abad ke-8, mereka membentuk sebuah kerajaan di wilayah Maghreb tengah dengan ibu kota di Tlemcen.

Sebelum abad ke-8, Banu Ifran dikenal karena perlawanan mereka terhadap penjajah asing seperti Romawi, Vandal, dan Bizantium yang menguasai wilayah Afrika Utara. Pada abad ke-7, mereka bergabung dengan pemimpin wanita Kahina dalam melawan pasukan Muslim dari Dinasti Umayyah. Kemudian, pada abad ke-8, mereka mengikuti ajaran Sufri dan kembali memberontak melawan kekuasaan Arab Umayyah dan Abbasiyah.

Rujukan bagian ini · revisi 29219661

Sejarah#

Catatan paling awal tentang Banu Ifran menyebut bahwa sebagian besar mereka tinggal di wilayah barat Mauretania Caesariensis. Mereka merupakan salah satu dari empat suku utama dalam konfederasi Zenata atau Gaetulia di Pegunungan Aurès, dan dikenal sebagai pasukan berkuda yang hebat. Menurut Ibnu Khaldun, kelompok “Ifrinid” atau “Ait Ifren” mampu menahan serangan Romawi, Vandal, dan Bizantium yang berusaha menguasai Afrika Utara sebelum kedatangan pasukan Muslim. Berdasarkan catatan Corippus dalam karyanya Iohannis, pada masa Kaisar Justinianus I (antara tahun 547–550), Banu Ifran pernah menantang pasukan Bizantium di bawah pimpinan John Troglita dalam peperangan.

Saat penaklukan Arab-Muslim dimulai, Banu Ifran tinggal di wilayah Yafran, Tripolitania (sekarang Libya). Penaklukan ini kemungkinan membuat mereka berpindah ke wilayah Aurès. Ketika pasukan Abbasiyah menyerbu Ifriqiya pada tahun 761, mereka kembali bergerak ke arah barat laut, ke wilayah yang sekarang menjadi Aljazair.

Rujukan bagian ini · revisi 29219661

Sumber dan cakupan

Banu Ifran

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q672740 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2474722839. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan