Pertunjukan dan permainan · Indonesia

Gambang keromong

Gambang keromong (atau kadang ditulis gambang kromong) adalah sejenis orkes yang memadukan alat-alat musik gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong, tehyan, dan kong'ahyan. Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan keromong.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29821208. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Pertunjukan dan permainan · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

Gambang keromong · Gambang kromong

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Gambang keromong (atau kadang ditulis gambang kromong) adalah sejenis orkes yang memadukan alat-alat musik gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong, tehyan, dan kong'ahyan. Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan keromong. Alat musik gambang diyakini merupakan alat yang menggantikan yangqin (Phoa Kian Shu). Awal mula terbentuknya orkes gambang kromong tidak lepas dari seorang pemimpin komunitas Tionghoa yang diangkat Belanda (kapitan Cina) bernama Nie Hoe Kong (masa jabatan 1736-1740). Gambang kromong merupakan ansambel gamelan khas Betawi yang digunakan untuk mengiringi berbagai bentuk seni pertunjukan rakyat Betawi, seperti lenong dan cokek.

Rujukan bagian ini · revisi 29821208

Sejarah Perkembangan#

Pada awal mula perkembangannya, orkes gambang keromong menggunakan lagu-lagu instrumental yang disebut Phobin, yang biasa dimainkan di pesta-pesta kaum Tionghoa kelas atas. Selanjutnya, gambang keromong berkembang dengan melibatkan penyanyi yang disebut cokek yang berasal dari kata chhio-khek berarti bernyanyi. Lagu-lagu yang diciptakan dengan perkembangan ini disebut Lagu Dalem (Klasik). Selain menambahkan instrumen vokal, perkembangan gambang keromong juga pada periode ini juga menambahkan instrumen kendang. Penambahan kendang membuat lagu-lagu dalem dapat dibawakan untuk mengiringi tarian atau ngibing sehingga kata cokek mengalami pergeseran makna pada tarian.

Rujukan bagian ini · revisi 29821208

Wilayah Perkembangan Gambang Kromong#

Wilayah Perkembangan Gambang Kromong mulai terkenal dan menyebar ke seluruh penjuru kota. Saat itu tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga di bagian utara Kota Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kawasan-kawasan tersebut memang merupakan area budaya Betawi.

Rujukan bagian ini · revisi 29821208

Jenis-jenis Lagu#

Secara umum gambang kromong memiliki aturan atau pakem yang terbagi ke dalam tiga tingkat repertoar lagu, yaitu lagu phobin yang bersifat instrumental, lagu dalem yang merupakan lagu klasik, serta lagu sayur yang termasuk kategori lagu populer.

Rujukan bagian ini · revisi 29821208

Sumber dan cakupan

Gambang keromong

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q11185609 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549938866. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan