Komunitas budaya · Belum dipetakan

Macaense

Orang Makau (bahasa Portugis: Macaense; Hanzi: 土生葡人; harfiah: 'orang asli kelahiran Portugis') adalah sebuah kelompok etnis yang berasal dari Makau sejak abad ke-16, yang kebanyakan terdiri dari orang-orang dengan beberapa keturunan Portugis.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29920958. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

Macaense · Macanese people · Macanese

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Orang Makau (bahasa Portugis: Macaense; Hanzi: 土生葡人; harfiah: 'orang asli kelahiran Portugis') adalah sebuah kelompok etnis yang berasal dari Makau sejak abad ke-16, yang kebanyakan terdiri dari orang-orang dengan beberapa keturunan Portugis.

Rujukan bagian ini · revisi 29920958

Budaya#

Dalam sejarah, beberapa etnis Makau berbicara dengan bahasa Patuá, yang merupakan sebuah bahasa kreol yang berdasarkan pada bahasa Portugis dan sekarang secara virtual telah punah. Beberapa orang berbicara dalam bahasa Portugis dan Kanton. Orang Makau menghidangkan masakan Makau yang distinsif.

Rujukan bagian ini · revisi 29920958

Periode Portugis#

Budaya Portugis mendominasi orang Makau, namun susunan kebudayaan Tionghoa juga signifikan. Masyarakatnya berakting sebagai antar-wajah antara pemerintah kolonial yang berkuasa - orang-orang Portugis dari Portugal yang mengetahui bahasa Tionghoa hanya sedikit - dan mayoritas Tionghoa (95% dari populasi) yang sama-sama sedikit yang mengetahui bahasa Portugis. Kebanyakan orang Makau memiliki warisan Portugis pihak ayah sampai 1974. Beberapa di antaranya adalah pria Portugis yang dibawa ke Makau sebagai bagian dari layanan militer mereka. Beberapa di antaranya tinggal di Makau setelah ekspirasi dari layanan militer mereka, menikahi wanita Makau.

Selain wanita Tionghoa yang dinikahi Portugis, kebanyakan wanita Goa, Ceylon (sekarang Sri Lanka), Indo China, Melayu, dan Jepang dijadikan istri pria Portugis di Makau. Gadis-gadis Jepang dibawah dari Jepang oleh pria Portugis. Beberapa orang Tionghoa yang menjadi orang Makau dipindahkan ke agama Katolik, dan yang tidak memiliki darah Portugis, berasimilasi dengan orang Makau sejak mereka ditolak dengan Tionghoa non Kristen. Kebanyakan pernikahan antara orang Portugis dan orang pribumi adalah antara pria Portugis dan wanita asal Tanka, yang dianggap sebagai orang kelas paling rendah di China dan memiliki hubungan dengan pemukim dan pelaut Portugis, atau wanita Tionghoa kelas rendah. Pria Barat seperti Portugis ditolak oleh wanita Tionghoa kelas tinggi, yang tidak menikahi orang asing. Sastra dalam bahasa Makau menulis tentang hubungan percintaan dan pernikahan antara wanita Tanka dan pria Portugis, seperti "A-Chan, A Tancareira", karya Henrique de Senna Fernandes.

Rujukan bagian ini · revisi 29920958
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Budaya Portugis mendominasi orang Makau, namun susunan kebudayaan Tionghoa juga signifikan. Masyarakatnya berakting sebagai antar-wajah antara pemerintah kolonial yang berkuasa - orang-orang Portugis dari Portugal yang mengetahui bahasa Tionghoa hanya sedikit - dan mayoritas Tionghoa (95% dari populasi) yang sama-sama sedikit yang mengetahui bahasa Portugis. Kebanyakan orang Makau memiliki warisan Portugis pihak ayah sampai 1974. Beberapa diantaranya adalah pria Portugis yang dibawa ke Makau sebagai bagian dari layanan militer mereka. Beberapa diantaranya tinggal di Makau setelah ekspirasi dari layanan militer mereka, menikahi wanita Makau.

Selain wanita Tionghoa yang dinikahi Portugis, kebanyakan wanita Goa, Ceylon (sekarang Sri Lanka), Indo China, Melayu, dan Jepang dijadikan istri pria Portugis di Makau. Gadis-gadis Jepang dibawah dari Jepang oleh pria Portugis. Beberapa orang Tionghoa yang menjadi orang Makau dipindahkan ke agama Katolik, dan yang tidak memiliki darah Portugis, berasimilasi dengan orang Makau sejak mereka ditolak dengan Tionghoa non Kristen. Kebanyakan pernikahan antara orang Portugis dan orang pribumi adalah antara pria Portugis dan wanita asal Tanka, yang dianggap sebagai orang kelas paling rendah di China dan memiliki hubungan dengan pemukim dan pelaut Portugis, atau wanita Tionghoa kelas rendah. Pria Barat seperti Portugis ditolak oleh wanita Tionghoa kelas tinggi, yang tidak menikahi orang asing. Sastra dalam bahasa Makau menulis tentang hubungan percintaan dan pernikahan antara wanita Tanka dan pria Portugis, seperti "A-Chan, A Tancareira", karya Henrique de Senna Fernandes.

Sumber dan cakupan

Macaense

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q405487 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549233474. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan