Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.
Nama dan identitas
Masyarakat Bodo-Kachari · Bodo-Kachari people
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Bodo-Kachari, atau hanya Kachari, adalah istilah umum yang diterapkan untuk sejumlah kelompok etnis, terutama di Assam, yang menggunakan bahasa Tibet-Burman atau mengklaim nenek moyang yang sama. Masyarakat Bodo-Kachari sebagian besar menggunakan Bahasa Bodo . Bahasa Bodo telah ditetapkan sebagai bahasa India yang ke-delapan pada tahun 2004.
Rujukan bagian ini · revisi 29852929Baca teks sumber bahasa Indonesia
Bodo-Kachari, atau hanya Kachari,[1] adalah istilah umum yang diterapkan untuk sejumlah kelompok etnis, terutama di Assam, yang menggunakan bahasa Tibet-Burman atau mengklaim nenek moyang yang sama. Masyarakat Bodo-Kachari sebagian besar menggunakan Bahasa Bodo . Bahasa Bodo telah ditetapkan sebagai bahasa India yang ke-delapan pada tahun 2004.
Etimologi#
Istilah Bodo pertama kali digunakan oleh B H Hodgson pada tahun 1847, untuk menunjukkan kelompok bahasa Grierson mengambil istilah ini untuk mengklasifikasi kelompok pengucapan:Burma-Assam dari Tibet-Burman pengucap, dari Sino-Tibet kelurga pengucapan, di mana bahasa tersebut di antaranya (1) Mech; (2) Rabha; (3) Lalung; (4) Dimasa (Bukit Kachari); (5) Garo (6) Tiprasa dan (7) Sutiya.
Rujukan bagian ini · revisi 29852929Baca teks sumber bahasa Indonesia
Istilah Bodo pertama kali digunakan oleh B H Hodgson pada tahun 1847, untuk menunjukkan kelompok bahasa Grierson mengambil istilah ini untuk mengklasifikasi kelompok pengucapan:Burma-Assam dari Tibet-Burman pengucap, dari Sino-Tibet kelurga pengucapan, dimana bahasa tersebut diantaranya (1) Mech; (2) Rabha; (3) Lalung; (4) Dimasa (Bukit Kachari); (5) Garo (6) Tiprasa dan (7) Sutiya.
Kelompok#
Berdasarkan sensus 1881, ada 17 kelompok dalam klasifikasi Kachari: Beberapa kelompok, seperti Moran dan Saraniya mempertimbangkan diri mereka sebagai kasta rendah Hindu. Kelompok-kelompok lain, seperti Garo, Rabha, Lalung dan Hajong telah terisolasi dari pengelompokan induk, memiliki didirikan identitas yang terpisah. Dengan pengecualian dari Garo, yang masih satu masyarakat malinial, kelompok-kelompok lainnya telah menyerah aturan dari matrilineal masyarakat.
Rujukan bagian ini · revisi 29852929Sejarah#
Tripuri, Sutiya dan Dimasa memiliki kekuatan kerajaan yang kuat pada masa lalu.Raja Triputri bahkan telah mengalahkan Kerajaan Mughal dan Burma di masa lalu. Sekarang, Bodos, Tripuris dan Garos telah menetapkan politik yang kuat dan identitas etnis serta pengembangan bahasa dan sastra. Sonowal Kachari juga merupakan bagian yang lebih besar dari Kachari. Mereka tinggal di kabupaten Dibrugarh, Tinsukia, Dhemaji, Sivasagar, Lakhimpur, kabupaten golaghat dan Jorhat.
Rujukan bagian ini · revisi 29852929Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan. Pesan galat tampilan dan sisa penanda format dibersihkan; teks asal dipertahankan untuk pemeriksaan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q3641526 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549073761. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan