
Nama dan identitas
Moor Sri Lanka · Sri Lankan Moors
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Moor Sri Lanka (bahasa Tamil: இலங்கைச் சோனகர்; bahasa Sinhala: ලංකා යෝනක, translit. Lanka Yonaka; atau sebelumnya disebut Moor Sailan; atau dalam bahasa sehari-hari disebut Muslim Sri Lanka) adalah kelompok etnis minoritas di Sri Lanka yang meliputi 9,2% dari seluruh populasi negara. Sebagian besar orang Moor Sri Lanka adalah penutur ibu bahasa Tamil yang juga menjadikan bahasa Sinhala sebagai bahasa kedua. Sesuai namanya, mereka beragama Islam. Komunitas Muslim di Sri Lanka terbagi menjadi Moor Sri Lanka, Moor India, dan Melayu Sri Lanka sesuai sejarah dan kebiasaan mereka.
Orang Moor Sri Lanka memiliki asal-usul yang beragam di mana suatu teori mengatakan mereka sebagai keturunan pedagang Arab yang menetap di Sri Lanka pada sekitar abad ke-9, lalu menikah dengan wanita lokal.
Rujukan bagian ini · revisi 29856167Etimologi#
Bangsa Portugis menyebut Muslim di India dan Sri Lanka sebagai Mouros, sebuah istilah yang terinspirasi dari Muslim Moor yang mereka jumpai di Semenanjung Iberia. Istilah 'Moor' dipilih berdasarkan agama mereka, bukan berdasarkan asal-usul mereka.
Dalam bahasa Tamil, mereka disebut Sonakar dan dalam bahasa Sinhala mereka disebut Yonaka. Sebutan tersebut berasal dari kata Yona, suatu istilah yang mulanya digunakan untuk menyebut orang Yunani, tetapi dipakai juga untuk menyebut orang Arab dan orang-orang dari Asia Barat lainnya.
Rujukan bagian ini · revisi 29856167Sejarah#
Banyak orang Moor Sri Lanka merupakan keturunan Marakkar, dan berbagi sejarah yang sama dengan orang Marakkar di Tamil Nadu dan Kerala. Hal itu tersebut dapat tercermin dari banyaknya orang Moor di Sri Lanka yang menyandang nama keluarga Marakkar (dan variasinya) dan melalui kesamaan bahasa dan budaya yang kuat antara mereka.
Sejarawan Patrick Peebles menyatakan pada akhir abad ke-19 Muslim Sri Lanka mencakup sekitar 6-7 persen dari populasi, dan bahwa "mayoritas Muslim berasal dari India Selatan dan berbicara bahasa Tamil."
Rujukan bagian ini · revisi 29856167Abad pertengahan#
Orang Moor Sri Lanka bersama dengan orang Mukkuvar mendominasi perdagangan mutiara di Sri Lanka selama abad pertengahan. Aliansi dan perkawinan antara kedua komunitas terjadi pada periode ini. Mereka juga berhubungan erat dengan komunitas Muslim lain di India Selatan melalui perdagangan di pesisir.
Bangsa Moor memiliki pengadilan sendiri untuk menyelesaikan perselisihan mereka. Setelah kedatangan penjajah Portugis pada abad ke-16, populasi Moor yang lebih besar diusir dari kota-kota seperti Kolombo, yang merupakan kota yang didominasi orang Moor pada waktu itu. Orang-orang Moor pindah ke timur dan menetap di sana berkat undangan Kerajaan Kandy. Dahulu, Sri Lanka merupakan negara yang ekonominya bergantung pada sektor pertanian, dan perdagangan internasional sangat minim pada waktu itu. Kedatangan dan menetapnya para pedagang Muslim di pesisir pulau itu memulai perdagangan antarbangsa dan membantu membuka potensi ekonomi negara.
Rujukan bagian ini · revisi 29856167Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q998494 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2550163846. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan