
Nama dan identitas
Musik Barok · Periode Barok · era barok · Baroque period · music of the Baroque · Baroque era · baroque · Baroque music
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Musik Barok adalah musik klasik yang digubah pada Zaman Barok (Baroque), kira-kira antara tahun 1600 dan 1750. Zaman ini berlangsung sesudah Zaman Renaisans dan sebelum Zaman Klasik. Kata "Barok (Baroque)" diambil dari bahasa Prancis yang berarti "berbentuk tidak wajar" dan awalnya digunakan untuk mendeskripsikan bentuk mutiara. Lambat laun, kata tersebut digunakan untuk mendeskripsikan gaya arsitektur, seni, dan musik yang dipenuhi dengan ornamen.
Beberapa komponis Zaman Barok adalah Claudio Monteverdi, Henry Purcell, Johann Sebastian Bach, Jean Philippe Rameau, George Frideric Handel, dan Antonio Vivaldi.
Rujukan bagian ini · revisi 29326889Sejarah#
Selama era barok, perkembangan baru musik bermula di Italia dan membutuhkan waktu 20 tahun sampai pada akhirnya diadopsi oleh praktisi musik klasik barat lainnya di Eropa. Sebagai contoh, komposer dari Italia berganti gaya musik galant pada tahun 1730, sementara komposer dari Jerman seperti Johann Sebastian Bach masih banyak menulis musiknya dengan gaya barok sampai tahun 1750.
Rujukan bagian ini · revisi 29326889Era Barok dan Eropa abad ke-17#
Selama era Renaisans, banyak ilmu pengetahuan dan seni dalam bahasa Yunani yang kembali dikenalkan di Eropa dan ditransliterasi menjadi bahasa Latin. Pada awal abad ke-17, revolusi ilmiah bermula di Eropa melalui tokoh-tokoh seperti Johannes Kepler, Galileo Galilei, René Descartes, dan lainnya. Berbeda dengan era sebelumnya, ilmu pengetahuan mulai didasari dengan penjelasan dan pengamatan di alam daripada pemikiran filosofis yang abstrak. Perkembangan ilmiah yang signifikan juga memunculkan ide tentang ‘penilaian kembali’ status dari otoritas Gereja Katolik. Seorang filsuf Inggris bernama Thomas Hobbes dalam bukunya Leviathan (1651), mengemukakan bahwa sistem pemerintahan yang paling baik adalah negara yang otonom dan bebas ketika Inggris pada saat itu mulai muncul kelompok politik yang memperkenalkan demokrasi dan persamaan hak kepada rakyat Inggris. Konflik antara Gerakan Reformis (Protestanisme) dengan Gereja Katolik terus berlangsung pada abad ke-17 dan memunculkan peristiwa-peristiwa penting di antaranya Perang Tiga Puluh Tahun antara kelompok Katolik dan Lutheran di wilayah Kekaisaran Romawi Suci, pertempuran melawan Huguenots di Prancis, termasuk juga Perang Saudara Inggris.
Ciri yang menonjol dari seni Barok adalah fokus penggambaran terhadap drama. Kesenian era Renaisans apabila dikarakterisasi dari sudut pandang seni Yunani menunjukkan sifat tenang dan statis, tetapi pada era Barok, sifat emosional dan dinamis menjadi fokus karakter seninya. Sifat serupa juga ditemui dalam musik era Barok. Salah satu bentuk seni baru musik era Barok, seperti opera mengkombinasikan teater dan musik menjadi kesenian baru di Eropa. Makna emosi manusia saat itu dianggap sebagai kondisi statis suatu jiwa. Kemudian, emosi itu diangkat oleh sebuah kombinasi ruh dalam jiwa (perbedaan makna ruh dengan jiwa memiliki perspektif rohani seperti dalam kitab suci seperti Injil, Al-Qur’an dan kitab lainnya). Komposer dalam musik Barok tidak mengekspresikan emosi pribadinya, tetapi mencoba menemukan keseimbangan antara ruh dalam jiwa melalui pengaruh komposisi melodi terhadap perubahan emosi.
Rujukan bagian ini · revisi 29326889Baca teks sumber bahasa Indonesia
Selama era Renaisans, banyak ilmu pengetahuan dan seni dalam bahasa Yunani yang kembali dikenalkan di Eropa dan ditransliterasi menjadi bahasa Latin. Pada awal abad ke-17, revolusi ilmiah bermula di Eropa melalui tokoh-tokoh seperti Johannes Kepler, Galileo Galilei, René Descartes, dan lainnya. Berbeda dengan era sebelumnya, ilmu pengetahuan mulai didasari dengan penjelasan dan pengamatan di alam daripada pemikiran filosofis yang abstrak. Perkembangan ilmiah yang signifikan juga memunculkan ide tentang ‘penilaian kembali’ status dari otoritas Gereja Katolik. Seorang filsuf Inggris bernama Thomas Hobbes dalam bukunya Leviathan (1651), mengemukakan bahwa sistem pemerintahan yang paling baik adalah negara yang otonom dan bebas ketika Inggris pada saat itu mulai muncul kelompok politik yang memperkenalkan demokrasi dan persamaan hak kepada rakyat Inggris. Konflik antara Gerakan Reformis (Protestanisme) dengan Gereja Katolik terus berlangsung pada abad ke-17 dan memunculkan peristiwa-peristiwa penting diantaranya Perang Tiga Puluh Tahun antara kelompok Katolik dan Lutheran di wilayah Kekaisaran Romawi Suci, pertempuran melawan Huguenots di Prancis, termasuk juga Perang Saudara Inggris.
Ciri yang menonjol dari seni Barok adalah fokus penggambaran terhadap drama. Kesenian era Renaisans apabila dikarakterisasi dari sudut pandang seni Yunani menunjukkan sifat tenang dan statis, tetapi pada era Barok, sifat emosional dan dinamis menjadi fokus karakter seninya. Sifat serupa juga ditemui dalam musik era Barok. Salah satu bentuk seni baru musik era Barok, seperti opera mengkombinasikan teater dan musik menjadi kesenian baru di Eropa. Makna emosi manusia saat itu dianggap sebagai kondisi statis suatu jiwa. Kemudian, emosi itu diangkat oleh sebuah kombinasi ruh dalam jiwa (perbedaan makna ruh dengan jiwa memiliki perspektif rohani seperti dalam kitab suci seperti Injil, Al-Qur’an dan kitab lainnya). Komposer dalam musik Barok tidak mengekspresikan emosi pribadinya, tetapi mencoba menemukan keseimbangan antara ruh dalam jiwa melalui pengaruh komposisi melodi terhadap perubahan emosi.
Periode awal musik barok (1580-1650)#
Kelompok Florentine Camerata yang terdiri dari musisi, penulis puisi, humanis dan intelektual pada akhir era renaisans di Firenze berkumpul untuk mendiskusikan dan memandu tren seni terutama musik dan drama. Berkenaan dengan musik, mereka mendasari pemikiran mereka atas persepsi drama musik Yunani kuno yang menitikberatkan pada pertukaran ide dan pidato. Karena itu, mereka menolak pemakaian polifoni dan musik instrumental yang biasa ditemui saat itu. Sementara mereka membahas musik Yunani kuno seperti monodia yang terdiri dari nyanyian solo ditemani dengan kithara (alat musik kuno menggunakan senar yang dipetik). Opera kemudian menjadi pemicu atau katalis musik barok.
Rujukan bagian ini · revisi 29326889Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q8361 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2545528736. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan