
Nama dan identitas
orang Belanda · the Dutch · Dutch people · Netherlanders · Dutchmen · Dutchwomen · Hollanders · Dutchpersons · Dutchpeople · Dutch persons · Dutch · Orang Belanda
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Bangsa Belanda (bahasa Belanda: Nederlanders) adalah kelompok etnik asli Belanda. Mereka memiliki asal-usul dan budaya yang sama serta berbicara bahasa Belanda. Orang Belanda dan keturunannya dapat ditemukan di komunitas migran di seluruh dunia, terutama di Argentina, Aruba, Australia, Brasil, Kanada, Belanda Karibia, Curaçao, Jerman, Guyana, Indonesia, Selandia Baru, Sint Maarten, Afrika Selatan, Suriname, dan Amerika Serikat.
Negeri Rendah terletak di sekitar perbatasan Prancis dan Kekaisaran Romawi Suci, membentuk bagian dari pinggiran masing-masing dan wilayah-wilayah yang membentuknya telah menjadi hampir otonom pada abad ke-13. Di bawah kekuasaan Habsburg, Belanda diorganisasikan menjadi satu unit administratif, dan pada abad ke-16 dan ke-17, Belanda Utara memperoleh kemerdekaan dari Spanyol sebagai Republik Belanda. Tingkat urbanisasi yang tinggi yang khas dalam masyarakat Belanda dicapai pada tanggal yang relatif awal. Selama masa Republik, gelombang migrasi besar-besaran pertama orang Belanda di luar Eropa terjadi.
Rujukan bagian ini · revisi 29320634Kemunculan#
Namun, penduduk Kekaisaran Karoling tidak didominasi etnis Franka; mereka terutama terbatas di wilayah barat laut (Rheinland, Negeri Rendah, Prancis utara). Di Prancis utara, mereka berasimilasi dengan penduduk Galia-Romawi dan bahasanya berkembang menjadi bahasa Prancis, sedangkan di Negeri Rendah mereka mempertahankan bahasa yang kelak menjadi bahasa Belanda. Batas bahasa Belanda–Prancis saat ini hampir tidak berubah sejak itu (kecuali wilayah Nord-Pas-de-Calais di Prancis serta Brussel dan sekitarnya di Belgia). Identitas yang berbeda dari kelompok Jermanik timur berkembang bertahap, dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, dan politik. Sebagian besar wilayah Belanda sekarang menggunakan dialek Sachsen dan Frisia.
Rujukan bagian ini · revisi 29320634Konvergensi#
Kota-kota abad pertengahan di Negeri Rendah—terutama di Flandria, Brabant, dan Holland—yang berkembang pesat pada abad ke-11 dan ke-12 berperan besar melemahkan feodalisme lokal yang longgar. Ketika semakin kuat, mereka memakai kekuatan ekonomi untuk memengaruhi politik para bangsawan. Pada awal abad ke-14, dipelopori County Flandria, kota-kota ini memperoleh otonomi besar dan sering mendominasi urusan politik wilayah, termasuk suksesi pernikahan.
Kota-kota juga menjadi pusat budaya Belanda abad pertengahan. Perdagangan maju, penduduk meningkat, dan pendidikan tidak lagi terbatas pada rohaniwan. Flandria, Brabant, dan Holland mulai mengembangkan bahasa Belanda baku bersama. Karya epik seperti Elegast (1150), Roelantslied, dan Van den vos Reynaerde (1200) populer. Serikat pekerja kota dan kebutuhan dewan air (pengelola tanggul dan kanal) menciptakan tingkat organisasi masyarakat yang sangat tinggi. Pada masa ini pula muncul istilah etnis seperti Diets dan Nederlands.
Rujukan bagian ini · revisi 29320634Konsolidasi#
Namun, kebijakan sentralistik Burgundi pada abad ke-14 dan ke-15, yang pada awalnya ditentang dengan keras oleh kota-kota di Belanda, memiliki dampak yang mendalam dan mengubah keadaan ini. Selama perang-perang Charles yang Berani yang tak terhitung jumlahnya, yang menjadi beban ekonomi besar bagi Belanda Burgundy, ketegangan perlahan meningkat. Pada tahun 1477, tahun kematian mendadak Charles di Nancy, Negeri Rendah memberontak melawan penguasa baru mereka, Mary dari Bourgogne, dan mengajukan serangkaian tuntutan kepadanya.
Privilese Agung yang kemudian diterbitkan memenuhi banyak tuntutan tersebut, termasuk bahwa bahasa Belanda, bukan bahasa Prancis, harus menjadi bahasa administrasi di provinsi-provinsi berbahasa Belanda di bawah kekuasaan Burgundi (yaitu Flanders, Brabant, dan Holland), serta bahwa Dewan Negara memiliki hak untuk mengadakan rapat tanpa izin atau kehadiran raja. Inti dari dokumen tersebut (yang dinyatakan batal oleh putra dan penerus Maria, Philip IV) bertujuan untuk memberikan otonomi yang lebih besar bagi county dan kadipaten, namun demikian, semua wilayah feodal mengajukan tuntutan mereka secara bersama-sama, bukan secara terpisah. Hal ini menjadi bukti bahwa pada saat itu telah muncul rasa kepentingan bersama di antara provinsi-provinsi Belanda. Dokumen itu sendiri dengan jelas membedakan antara provinsi-provinsi berbahasa Belanda dan berbahasa Prancis.
Rujukan bagian ini · revisi 29320634Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q200569 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549967829. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan