Komunitas budaya · Selandia Baru

orang Maori

Suku Māori (; Pengucapan Māori: [ˈmaːɔɾi] ) adalah penduduk asli asal Polinesia yang tinggal di Selandia Baru. Suku ini berasal dari pendatang Polinesia timur yang tiba di Selandia Baru dalam beberapa gelombang migrasi menggunakan waka (kano) di antara tahun 1320 dan 1350.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Selandia Baru·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29883755. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

orang Maori · Maori · Māori people · Maoris · Maaori · indigenous new zealanders · native new zealanders · Māori · Suku Māori

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Māori (; Pengucapan Māori: [ˈmaːɔɾi] ) adalah penduduk asli asal Polinesia yang tinggal di Selandia Baru. Suku ini berasal dari pendatang Polinesia timur yang tiba di Selandia Baru dalam beberapa gelombang migrasi menggunakan waka (kano) di antara tahun 1320 dan 1350. Setelah terisolasi beberapa abad, para pendatang ini mengembangkan budaya mereka sendiri dengan bahasa, mitologi, teknik kriya, serta seni pertunjukan yang berbeda dengan budaya Polinesia timur lainnya. Beberapa penduduk awal suku Māori pindah ke Kepulauan Chatham; keturunan penduduk awal ini kemudian menjadi kelompok etnis Selandia Baru yang lain, yaitu Suku Moriori.

Gaya hidup orang Māori banyak mengalami perubahan setelah orang Eropa datang ke Selandia Baru pada abad ke-17. Orang Māori kemudian perlahan-lahan mengadopsi berbagai aspek budaya dan kehidupan masyarakat Barat. Pada awalnya, hubungan antara orang Māori dan Eropa relatif baik. Sejak Perjanjian Waitangi di tahun 1840, kedua budaya tersebut hidup bersama. Pada tahun 1860, mulai terjadi perpecahan akibat konflik penjualan lahan, yang berujung pada penyitaan lahan dalam skala besar. Perpecahan sosial dan epidemi penyakit yang dibawa dari luar menyebabkan populasi suku Māori turun secara tajam. Jumlah penduduk suku Māori baru kembali meningkat pada awal abad ke-20. Sejak saat itu, mulai banyak upaya untuk mengembalikan keadilan sosial dan kedudukan suku Māori di masyarakat Selandia Baru secara umum.

Rujukan bagian ini · revisi 29883755

Etimologi#

Dalam bahasa Māori, kata berarti "normal", "alami", atau "biasa". Dalam legenda dan tradisi lisan, kata ini membedakan antara manusia biasa (') dengan dewa-dewi dan roh. Lebih lanjut, ' berarti "air bersih", yang diperlawankan dengan air asin. Ada banyak kata yang berkerabat dengan istilah-istilah ini dalam bahasa Polinesia lain, yang semuanya berasal dari kata Proto-Polinesia *ma(a)qoli, yang kira-kira berarti "benar, nyata, asli".

Rujukan bagian ini · revisi 29883755

Penamaan dan penamaan diri#

Pada mulanya, para pendatang dari Eropa ke Selandia Baru menamakan penduduk asli pulau ini sebagai "orang Selandia Baru" (') atau "pribumi". Orang Māori sendiri menggunakan istilah māori untuk menyebut penduduk mereka sendiri dari dalam maupun luar suku. Orang Māori cenderung menggunakan istilah ' (yang secara harfiah berarti "penduduk suatu daerah") untuk menyebutkan hubungan mereka dengan daerah tertentu. Orang Māori dari suatu daerah akan menyebut diri mereka tangata whenua daerah itu, tetapi bukan tangata whenua daerah lain. Istilah ini juga dapat dipahami dalam konteks suku Māori secara keseluruhan dalam hubungannya dengan Selandia Baru () secara umum.

Dari sudut pandang pemerintah, tidak selalu jelas siapa yang dianggap orang Māori. Pada tahun 1974, demi kepentingan pemilihan umum, pemerintah mewajibkan dokumen yang membuktikan keturunan bagi yang mengaku "orang Māori". Hanya orang-orang yang memiliki 50% keturunan Māori dapat ikut memilih kursi Parlemen khusus orang Māori. Amendemen Undang-undang Urusan Maori tahun 1974 mengubah hukum ini dan memperbolehkan siapa pun untuk menyatakan identitas budayanya sesuai dengan yang orang itu inginkan. Hingga tahun 1986, badan sensus Selandia Baru mewajibkan setidaknya 50% garis keturunan Māori agar dapat mengklaim hubungan dengan suku Māori. Saat ini, dalam semua konteks, pemerintah biasanya akan meminta dokumen pembuktian nenek moyang atau bukti keterlibatan budaya (seperti misalnya pernyataan dari orang lain bahwa orang tersebut memang ada di dalam suku), tetapi tanpa batas persentase turunan.

Rujukan bagian ini · revisi 29883755

Sumber dan cakupan

Suku Māori

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q6122670 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2554652240. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan