Komunitas budaya · Belum dipetakan

orang Moriori

Moriori adalah penduduk asli Kepulauan Chatham (Rēkohu dalam bahasa Moriori, Wharekauri dalam bahasa Maori) yang terletak di sebelah timur Selandia Baru di Samudra Pasifik. Selama berabad-abad, masyarakat Moriori beradaptasi dengan kondisi Kepulauan Chatham.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29909870. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

orang Moriori · Moriori people · Suku Moriori

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Moriori adalah penduduk asli Kepulauan Chatham (Rēkohu dalam bahasa Moriori, Wharekauri dalam bahasa Maori) yang terletak di sebelah timur Selandia Baru di Samudra Pasifik. Selama berabad-abad, masyarakat Moriori beradaptasi dengan kondisi Kepulauan Chatham. Mereka membangun masyarakat, struktur sosial, dan teknologi transportasi dan militer sederhana. Mereka hidup dengan damai dan bahkan memiliki hukum yang melarang kekerasan. Pada abad ke-19, dua kelompok suku Maori datang ke Kepulauan Chatham dan memulai genosida terhadap suku Moriori. Diperkirakan sekitar seperenam hingga seperlima meninggal dunia, sementara sisanya diperbudak oleh Maori.

Pada awal abad ke-20, Moriori diyakini merupakan penetap Selandia Baru sebelum suku Maori datang dengan bahasa dan genetik yang berbeda (kemungkinan Melanesia). Kisah ini, yang merupakan bagian dari hipotesis migrasi kano Maori dari Stephenson Percy Smith yang banyak didukung pada awal abad ke-20, tetapi teori ini kini dianggap tidak benar. Menurut penelitian, nenek moyang Moriori adalah orang Maori yang bermigrasi ke Kepulauan Chatham dari kepulauan utama Selandia Baru pada sekitar milenium pertama masehi.

Rujukan bagian ini · revisi 29909870

Asal-usul#

Suku Moriori secara budaya merupakan bagian dari budaya Polinesia. Mereka mengembangkan budaya Moriori yang berbeda dan disesuaikan dengan keadaan di Kepulauan Chatham. Walaupun sebelumnya mereka diduga datang ke Kepulauan Chatham langsung dari kepulauan Polinesia tropis atau bahkan merupakan orang Melanesia, penelitian saat ini menunjukkan bahwa nenek moyang orang Moriori adalah orang Maori yang datang dari Selandia Baru sebelum tahun 1500.

Bukti yang mendukung teori ini berasal dari karakteristik bahasa Moriori yang mirip dengan dialek Maori yang dituturkan oleh suku Ngāi Tahu di bagian selatan Selandia Baru, serta perbandingan genealogi Moriori ("hokopapa") dan Māori ("whakapapa").

Rujukan bagian ini · revisi 29909870

Beradaptasi dengan keadaan setempat#

Kepulauan Chatham lebih dingin dari Selandia Baru. Walaupun terdapat banyak sumber daya alam, sumber daya tersebut berbeda dari tempat asal nenek moyang suku Moriori. Tanaman-tanaman yang dimiliki orang Polinesia tidak dapat tumbuh di Kepulauan Chatham, sehingga suku Moriori menjadi pemburu-pengumpul. Sebagian besar makanan berasal dari laut - protein dan lemak dari ikan, anjing laut, dan burung laut.

Dengan ketiadaan sumber daya alam dengan kepentingan budaya seperti batu hijau dan kayu yang berlimpah, mereka memenuhi kebutuhan ritual mereka dengan mengukir dendroglif. Selain itu, karena jumlah penduduknya sedikit, Moriori adalah suku yang damai dan menghindari peperangan. Nenek moyang mereka Nunuku-whenua melarang peperangan dan kanibalisme. Maka Moriori dapat melestarikan sumber daya alam mereka dan tidak menghabiskannya untuk peperangan (seperti yang mungkin terjadi di Pulau Paskah).

Rujukan bagian ini · revisi 29909870

Kontak dengan bangsa Eropa#

William R. Broughton mendarat di Kepulauan Chatham pada 29 November 1791 dan mengklaim kepulauan tersebut untuk Britania Raya. Kepulauan itu kemudian dinamai dari kapalnya, HMS Chatham. Pemburu anjing laut dan paus segera menjadikan kepulauan ini sebagai pusat aktivitas mereka, sehingga berkompetisi memperebutkan sumber daya alam dengan penduduk asli. Populasi Moriori diperkirakan sebesar 1.600 pada pertengahan tahun 1830-an dengan 10% hingga 20% penduduk tewas akibat penyakit menular seperti influenza yang menyebar semenjak datangnya pemburu anjing laut, mantan narapidana, dan Maori dari sekitar tahun 1810.

Rujukan bagian ini · revisi 29909870

Sumber dan cakupan

Suku Moriori

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q1758372 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2550162827. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan