
Nama dan identitas
Pop Indonesia · Pop Indo · Indonesian pop · Indo-pop · I-pop · I-Pop · Indo pop
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Pop Indonesia, Pop Indo atau I-pop (singkatan dari Indonesian pop) secara umumnya didefinisikan sebagai aliran musik pop yang ada di Indonesia, tetapi dalam arti yang lebih luas juga dapat mencakup budaya pop Indonesia yang juga termasuk film dan serial televisi Indonesia.
Rujukan bagian ini · revisi 296044141960an - 1970an#
Koes Plus, salah satu pionir musik pop Indonesia Koes Plus, dulu bernama Koes Bersaudara, dianggap sebagai salah satu pionir musik pop dan rock 'n roll Indonesia pada tahun 1960an dan 1970an. Pengaruh musik Amerika dan Inggris terlihat jelas dalam musik Koes Plus; The Beatles dikenal sebagai pengaruh utama band ini.
Musik pop Indonesia pada tahun 1970-an juga memunculkan musisi dan penyanyi seperti Chrisye, Titiek Puspa, dan Ebiet G. Ade. Kiprah mereka di industri musik tanah air sangat besar dan memengaruhi perkembangan musik setelahnya. Nama-nama tersebut masih melekat di benak banyak orang karena merekalah pionir musik pop di tanah air.
Rujukan bagian ini · revisi 296044141970an - 1980an: Pop melankolis dan pop kreatif#
Selama akhir tahun 1970-an dan hingga tahun 1980-an, dua subgenre pop Indonesia mendominasi industri lokal: pop melankolis dan pop kreatif. Pop melankolis, juga dikenal sebagai lagu cengeng, bercirikan tempo lambat, tema-tema sentimental dan pengaruh pop tradisional Amerika tahun 1950-an, yang menggabungkan progresi akord yang tidak rumit. Komposer terkemuka di subgenre ini termasuk Rinto Harahap, Pance Pondaag dan Obbie Messakh. Penyanyi pop melankolis yang populer antara lain Dian Piesesha (yang albumnya Tak Ingin Sendiri terjual lebih dari 2 juta kopi), Nia Daniaty, Iis Sugianto, Iis Sugiarti, Nani Sugianto, dan Betharia Sonatha (yang albumnya Hati yang Luka menjadi hit besar pada tahun 1987). Subgenre ini sempat dilarang ditayangkan di TVRI pada tahun 1988 oleh Harmoko, Menteri Penerangan Indonesia saat itu. Subgenre ini terutama diasosiasikan dengan kaum urban dan kelas menengah ke atas. Kesuksesan soundtrack Badai Pasti Berlalu dan album Sakura milik Fariz RM menjadi momentum tumbuhnya pop kreatif.
Iwan Fals seorang musisi legendaris Indonesia yang dalam musiknya banyak mengangkat isu-isu sosial dan politik. Iwan Fals sangat populer saat itu, musiknya masih menjadi favorit banyak orang hingga saat ini. Lagu-lagunya cukup politis; musiknya banyak mengangkat permasalahan seperti perang (Puing), lingkungan hidup (Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi), kemiskinan (Siang Sebrang Istana), pekerja anak (Sore Tugu Pancoran). Sebab lagu-lagunya bersifat politis dan banyak mengkritik pemerintah. Beberapa lagunya dilarang oleh pemerintahan otoriter Soeharto saat itu.
Rujukan bagian ini · revisi 296044141980an - 1990an: Grup pop#
Pada akhir tahun 80an, grup vokal pria dan wanita mulai bermunculan. Grup vokal pria pertama yang debut di Indonesia adalah Trio Libels yang terdiri dari Yanni Djunaedi, Edwin Manansang dan Ronnie Sianturi. Disusul dengan generasi atau gelombang pertama grup vokal pria, grup vokal wanita dan grup vokal campuran, dan beberapa grup terkenal yang muncul dari gelombang ini adalah Cool Colors, Coboy, ME, T-Five, Warna, Rida Sita Dewi, AB Three, dan Bening.
Rujukan bagian ini · revisi 29604414Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q1884689 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2500274171. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan