
Nama dan identitas
Sanghyang · Tari Sanghyang Dedari · Tari Sanghyang · Sanghyang Dedari
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Sanghyang adalah salah satu jenis teater tradisi di Bali yang disuguhkan dalam bentuk tari yang bersifat religius dan secara khusus berfungsi sebagai tarian penolak bala atau wabah penyakit. Sampai saat ini, Tari Sanghyang tidak diadakan sekadar sebagai sebuah tontonan. Tari Sanghyang merupakan tari kerauhan (kesurupan) karena kemasukan hyang, roh, bidadari kahyangan, dan binatang lainnya yang memiliki kekuatan merusak seperti babi hutan, monyet, atau yang mempunyai kekuatan gaib lainnya).
Tari ini adalah warisan budaya Pra-Hindu yang dimaksudkan sebagai penolak bahaya, yaitu dengan membuka komunikasi spiritual dari warga masyarakat dengan alam gaib. Tarian ini dibawakan oleh penari putri maupun putra dengan iringan paduan suara pria dan wanita yang menyanyikan tembang-tembang pemujaan. Di daerah Sukawati-Gianyar, tari ini juga diiringi dengan Gamelan Palegongan.Di dalam Tarian ini selalu ada tiga unsur penting yaitu asap/api, Gending Sanghyang dan medium (orang atau boneka).
Rujukan bagian ini · revisi 29151176Sanghyang Dedari#
Sanghyang Dedari ditarikan oleh remaja atau gadis perawan yang dianggap masih bersih. Upacara dimulai di pura, dengan prosesi berjalan ke tempat acara berlangsung. Penari berdiri diiringi nyanyian anak laki-laki, lalu menarikan tarian yang serupa Legong, tetapi dalam versi mistik. Meskipun mata mereka ditutup, mereka menari bersama dalam gerakan yang sinkron dan indah.
Ketika nyanyian berhenti, para penari yang tak sadarkan diri melompat ke tanah. Seorang pemangku menyadarkan mereka dengan mengucapkan doa dan percikkan air suci. Setelah sadar, mereka merasakan kelelahan tetapi tidak menyadari telah banyak bergerak dan menari.
Rujukan bagian ini · revisi 29151176Sanghyang Deling#
Tari Sanghyang Deling ditarikan sepasang gadis yang belum dewasa, tarian ini dimasuki roh Dewa Wisnu atau Dewi Sri yang melambangkan kesuburan. Dengan sarana sebatang pepohonan yang digantungi dua boneka yang disebut Deling terbat dari daun lontar. Semakin kencangnya gerak daripada deling menandakan kedua penari tesebut telah kemasukan roh, tujuan tari ini untuk memohon keselamatan. Tarian ini berasal dari Desa Kintamani Kabupaten Bangli.
Rujukan bagian ini · revisi 29151176Sanghyang Bojog#
Tari Sanghyang Bojog ditarikan oleh seorang pria dengan busana seperti seekor kera. Sebelumnya dilakukan upacara pemanggilan roh kera, setelah penari kemasukan roh maka penari tersebut akan melompat-lompat di atas pohon menirukan gerak-gerik kera, kadang-kadang gerakanya sulit untuk ditirukan oleh manusia. Tarian Sanghyang Bojog ini ada di Kabupaten Karangasem.
Rujukan bagian ini · revisi 29151176Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q1528262 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2463871064. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan