Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.
Nama dan identitas
Suku Bontok · Bontok people · Bontoc people
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Suku Bontok adalah kelompok etnis yang terdapat di wilayah wilayah pusat dan timur Provinsi Pegunungan di pulau Luzon, Filipina. Meskipun beberapa bagian dari masyarakat Bontok seperti Natonin dan Paracelis mengidentifikasi diri mereka sebagai Balangao, Gaddang, atau Kalinga, istilah Bontok digunakan oleh linguis dan antropolog untuk membedakan penutur bahasa Bontok dari kelompok etnolinguistik di sekitarnya. Suku ini dikenal karena praktik perburuan kepala dan ciri tato tubuh yang khas.
Rujukan bagian ini · revisi 28603708Geografi#
Suku Bontok merupakan kelompok etnis terbesar kedua yang bermukim di wilayah pegunungan di sekitar Sungai Chico mencakup anak sungainya. Terletak di pusat Luzon Utara, wilayah ini dipisahkan dari daerah lain oleh pegunungan dan daerah aliran sungai. Gunung Polis menjadi batas wilayah utama di sisi timur dan selatan, dengan ketinggian mencapai lebih dari 7.000 kaki (2.100 meter). Di bagian barat, terdapat rangkaian pegunungan Cordillera Tengah. Sebagian besar wilayah ini berada di Provinsi Bontok modern, sementara pada masa lalu, hingga tahun 1903, bagian utaranya merupakan bagian dari Provinsi Abra.
Rujukan bagian ini · revisi 28603708Organisasi sosial dan budaya#
Struktur sosial suku Bontok mulanya terpusat di tengah desa yang terdiri dari sekitar 14 hingga 50 rumah. Budaya suku Bontok mencerminkan adaptasi mereka terhadap kehidupan di daerah pegunungan. Mereka memiliki tiga jenis bangunan tradisional, yaitu katyufong rumah keluarga, olog, asrama untuk perempuan muda, atoatau ator, asrama untuk laki-laki muda.
Rujukan bagian ini · revisi 28603708Budaya#
Sebelum mengenal hiburan modern, salah satu cara masyarakat Bontok menghibur diri adalah dengan melakukan tarian melingkar ritmis yang menggambarkan suasana perburuan dengan diiringi gangsa atau gong perunggu. Dalam tarian ini tidak ada nyanyian atau percakapan. Para wanita biasanya turut serta menari dengan berada di luar lingkaran. Tarian tersebut menghibur berbagai kalangan, termasuk anak-anak.
Suku Bontok masa kini merupakan masyarakat agraris yang damai dan memilih untuk tetap meneruskan sebagian besar budaya tradisional mereka. Musik termasuk ekspresi budaya yang penting bagi kehidupan suku Bontok dan biasa dimainkan di ritual maupun perayaan. Repertoar lagu dan mantra biasa dinyanyikan dengan iringan suling hidung bernama kalaleng, gangsa, serta semacam karinding bernama affiliao, dan ab-a-fiw. Keluarga kaya biasanya menggunakan perhiasan yang terbuat dari emas, manik-manik, batu mulia appong, atau kerang untuk menunjukkan status mereka.
Rujukan bagian ini · revisi 28603708Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q4093365 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549077657. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan