
Nama dan identitas
Suku Gbaya · Baja · Baya · Gbaya 'Bodoe · Gbaya Kara · Gbeya · Igbaka · Kara · Manja · Beya · Gbaja · Gbea · Gbaya (Ubangi-speaking people) · Gbaya people
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Gbaya, Gbeya, atau Baya, adalah sebuah suku etnik yang tersebar di wilayah barat Republik Afrika Tengah, timur-tengah Kamerun, utara Republik Kongo, dan barat laut Republik Demokratik Kongo. Pada paruh pertama abad ke-20, Gbaya terlibat dalam beberapa upaya pemberontakan melawan pemerintahan kolonial Jerman dan kemudian Prancis.
Di daerah pedesaan, Gbaya menanam terutama jagung, singkong, ubi, kacang tanah, tembakau, kopi dan beras, dan dua yang terakhir diperkenalkan oleh Prancis. Saat ini, banyak orang Gbaya beragama Kristen, meskipun ilmu sihir dipraktikkan, yang dikenal sebagai doa.
Rujukan bagian ini · revisi 28082336Sejarah#
Orang Gbaya telah ada di Afrika Tengah setidaknya sejak abad ke-16. Penelitian arkeologi telah menentukan tempat asal mereka berada di suatu tempat di lembah bawah Sungai Lobaye. Selama awal abad ke-19, beberapa suku Gbaya bermigrasi ke wilayah timur yang sekarang disebut Kamerun.
Selama abad ke-19, terjadi serangkaian perang suku Gbaya melawan suku Fulani dari Kekhalifahan Sokoto. Perang ini ditandai dengan penyerbuan budak yang ekstensif, mengakibatkan perbudakan sejumlah besar Gbaya oleh Fulani.
Rujukan bagian ini · revisi 28082336Kanibalisme#
Pra-kolonial dan era kolonial awal, Suku Gbaya secara rutin terlibat dalam ritual kanibalisme. Meskipun pada dasarnya menargetkan musuh yang dikalahkan, dalam beberapa kesempatan bisa diperluas ke budak yang dimiliki. Perilaku ini sangat menjijikkan orang Jerman dan Perancis, menyebabkan mereka meremehkan dan menganiaya orang Gbaya, dan lebih menyukai etnis lain (seperti Fulani) daripada Gbaya.
Pada akhir abad ke-20, kanibalisme dianggap telah benar-benar menghilang dari budaya Gbaya. Salah satu kasus terakhir yang tercatat terjadi pada tahun 1949, ketika selusin pria tua Gbaya dari sebuah desa dekat Bertoua ditangkap setelah melakukan ritual kanibalisme.
Rujukan bagian ini · revisi 28082336Praktik ekonomi dan budaya#
Di daerah pedesaan, Gbaya menanam terutama jagung, singkong (makanan pokok), ubi, kacang tanah, tembakau, kopi dan beras, dan dua yang terakhir diperkenalkan oleh Prancis. Metode pertanian Gbaya disebut "swidden", sejenis pertanian "tebas dan bakar", di mana hutan dibuka, vegetasinya dibakar, kemudian pertanian dilakukan dalam beberapa tahun, sebelum kemudian ditinggalkan dan pindah ke daerah baru. Industri berlian dibuka pada akhir 1930-an. Ilmu sihir dikenal dipraktikkan, dan dikenal orang sebagai doa.
Rujukan bagian ini · revisi 28082336Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q1496762 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2550162746. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan