Komunitas budaya · Indonesia

Suku Matlow

Suku Matlow (Matbat Laut), juga dikenal sebagai Misool, Matlou, Matlouw, Matlaw, Matlau, atau Matlauw, adalah kelompok etnis yang berasal dari Pulau Misool di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Indonesia. Mereka adalah salah satu sub-etnis Ma'ya yang diakui dalam pertemuan besar Dewan Adat Bomberai.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29990948. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

Suku Matlow · Suku Matlouw · Suku Matlou · Suku Matlaw · Suku Matlauw · Orang Matlow · Suku Misool · Orang Misool · Orang Matlau · Suku Matlau · Misool people · Matlouw people · Matlou people · Matlau people · Matlaw people · Matlauw people · Matlow people

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Matlow (Matbat Laut), juga dikenal sebagai Misool, Matlou, Matlouw, Matlaw, Matlau, atau Matlauw, adalah kelompok etnis yang berasal dari Pulau Misool di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Indonesia. Mereka adalah salah satu sub-etnis Ma'ya yang diakui dalam pertemuan besar Dewan Adat Bomberai. Namun, pengakuan mereka telah memicu kontroversi, khususnya di kalangan suku Matbat yang menganggapnya sebagai bagian dari mereka dan bukan kelompok etnis yang terpisah.

Seluruh atau hampir seluruh orang Matlow (Misool) adalah Muslim dan telah lama meninggalkan beberapa adat istiadat dan tradisi asli mereka. Hal ini berbeda dengan orang Matbat di pedalaman, yang mayoritas beragama Kristen dan masih mempertahankan adat istiadat dan tradisi mereka. Dari segi linguistik, bahasa yang digunakan masyarakat Matbat dan Matlow juga berbeda meski mereka bertetangga. Demikian halnya, orang Biga dari kampung Biga di dekatnya juga memiliki pola pemukiman, mata pencaharian, dan gaya hidup yang serupa dengan masyarakat Matbat, budaya asli Papua. Namun, Biga dan Matbat berbeda dalam banyak hal, sehingga kedua kelompok etnis ini juga dianggap berbeda.

Rujukan bagian ini · revisi 29990948

Etimologi#

Nama "Matlow" berasal dari dua kata, yaitu mat yang berarti 'rakyat' dan lou, low, lau, atau law yang berarti 'laut', yang merujuk pada mereka yang tinggal di pesisir atau di pinggir laut. Sementara itu, nama "Matbat" berasal dari kata mat yang berarti 'orang' dan bat yang berarti 'pedalaman', yang merujuk pada mereka yang tinggal di pedalaman hutan dan pegunungan.

Rujukan bagian ini · revisi 29990948

Asal-usul#

Menurut cerita rakyat, khususnya orang Matbat, orang Matlow adalah orang pesisir atau orang asing yang memiliki sejarah panjang di tanah ulayat orang Matbat (Batan Mee) di Misool. Konon Matlow merupakan bagian dari Matbat, yang diungkapkan dalam perkataan "jika Matlow makan maka Matbat makan, begitu pula sebaliknya".

Rujukan bagian ini · revisi 29990948

Sejarah#

Suku Matlow, juga dikenal sebagai suku Misool, bermigrasi ke Pulau Misool ratusan tahun yang lalu dan merupakan kelompok etnis yang telah mengalami percampuran etnis dari waktu ke waktu, membentuk kelompok etnis dengan identitasnya sendiri. Mereka pada awalnya diperkirakan berasal dari Pulau Waigeo, yang oleh sebagian ahli disebut sebagai suku Ma'ya, baik dari segi budaya maupun bahasa, Namun mereka juga mengalami percampuran dengan suku-suku dari Kepulauan Maluku seperti Seram, Tobelo, Tidore, dan Ternate. Hal ini dapat dilihat dari penampakan fisik masyarakat suku ini, maupun dari sejarah tutur masyarakat Matlow (Misool) itu sendiri.

Suku Matbat, yang pertama kali menghuni, sebagai penduduk asli pulau tersebut, menyebut orang Misool sebagai Matlou atau Matlow, yang berarti 'orang pesisir'. Mereka mendiami bagian tenggara pulau, di mana bahasa yang digunakan disebut Misool atau Matlow. Kampung-kampung mereka adalah Waigama (letaknya jauh di barat, terpisah dari kampung-kampung Matlow lainnya), Lilinta, Fafanlap, Kafopop (Kayerepop), Gamta, Yellu, Dabatan, Harapan Jaya, dan Usaha Jaya. Secara umum, kampung-kampung yang mereka bangun sedikit lebih besar daripada kampung-kampung penduduk asli Matbat dan jumlah penduduknya juga sedikit lebih besar daripada jumlah penduduk kampung-kampung Matbat. Mereka hidup bercampur di pesisir dengan komunitas imigran yang datang kemudian.

Rujukan bagian ini · revisi 29990948

Sumber dan cakupan

Suku Matlow

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q136746469 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2462808408. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan