Komunitas budaya · Belum dipetakan

Suku Nikobar

Suku Nikobar adalah istilah kolektif yang mengacu pada berbagai kelompok masyarakat berbahasa Austroasiatik di Kepulauan Nikobar, sebuah gugusan pulau di Teluk Benggala di utara Pulau Sumatra, yang merupakan bagian dari Wilayah Persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar milik negara India. Mereka menyebut diri mereka Holchu, yang berarti "sahabat".

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 28459592. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Suku Nikobar · Nicobarese people

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Nikobar adalah istilah kolektif yang mengacu pada berbagai kelompok masyarakat berbahasa Austroasiatik di Kepulauan Nikobar, sebuah gugusan pulau di Teluk Benggala di utara Pulau Sumatra, yang merupakan bagian dari Wilayah Persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar milik negara India. Mereka menyebut diri mereka Holchu, yang berarti "sahabat".

Rujukan bagian ini · revisi 28459592

Sejarah#

Orang Nikobar kemungkinan bukan orang pertama yang menghuni pulau itu, di mana mereka berbagi wilayah dengan suku Shompen yang tiba di pulau itu lebih dahulu. Pulau-pulau tersebut berada di bawah kekuasaan berbagai kerajaan Asia pada abad ke-16, Denmark dari tahun 1754–1869, Inggris Raya dari tahun 1869–1947, dan India dari tahun 1947. Saat ini, pulau-pulau tersebut dikelola oleh India sebagai bagian dari Wilayah Persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar.

Rujukan bagian ini · revisi 28459592

Agama#

Sebagian besar suku Nikobar menganut agama Kristen, yang dibawa oleh seorang pria bernama John Richardson yang menerjemahkan Perjanjian Baru ke dalam bahasa Nikobar. Sementara sebagian lainnya menganut kepercayaan tradisional yang bercorak animisme. Mereka percaya pada roh, hantu, dan arwah. Seseorang menjadi hantu setelah kematian ketika jiwa mereka meninggalkan raga dan roh dari semua orang Nikobar masih berkeliaran di sekitar pulau. Mereka meyakini jika para roh bertanggung jawab atas semua kejadian malang di daerah mereka, sehingga mereka memanggil dukun untuk menangani para roh jahat.

Rujukan bagian ini · revisi 28459592

Ekonomi#

Orang Nikobar terlibat dalam pertanian tradisional; mereka menyambung hidup dengan menanam kelapa, pandan, pinang, pisang, mangga, dan buah-buahan lainnya. Mereka juga pergi berburu, memancing, memelihara babi, membuat tembikar, dan membangun perahu. Kebanyakan orang Nikobar yang berusia lanjut adalah buta huruf, tetapi kini orang Nikobar yang berusia lebih muda menikmati layanan pendidikan gratis yang disediakan pemerintah. Suku Nikobar jadi semakin terdidik dari waktu ke waktu dan banyak dari mereka yang mulai bekerja dalam berbagai sektor sebagai dokter, guru, polisi, juru tulis, dan pekerjaan lainnya.

Rujukan bagian ini · revisi 28459592

Sumber dan cakupan

Suku Nikobar

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q207750 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2543499690. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan