Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.
Nama dan identitas
Suku Wanggom · Wanggo · Wanggom people
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Suku Wanggom adalah suku yang mendiami sebagian wilayah Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, seperti Distrik Firiwage, Kawagit dan sekitarnya. Wilayah suku Wanggom dibatasi oleh suku Korowai dan Tsakwambo di utara, suku Wambon dan Mandobo di sebelah timur, dan suku Kombai di sebelah barat dan selatan. Suku Wanggom sendiri dianggap merupakan sub-suku dari suku Kombai, dan berbahasa dengan dialek Wanggom yang terkadang diklasifikasi sebagai bahasa sendiri.
Rujukan bagian ini · revisi 27531810Etimologi#
Kata wanggom berasal dari bahasa wanggom yang berarti "anak saya". Maknanya berkaitan dengan asal-usul suku Wanggom yang dianggap keturunan termuda dan terkecil yang diciptakan terakhir dari gumpalan tanah setelah Kolufo (Korowai) dan Wambon.
Rujukan bagian ini · revisi 27531810Busana#
Lelaki suku Wanggom menggunakan koteka yang dibuat dari paruh burung taon-taon (syau) dan ikat pinggang rotan, sedangkan perempuan menggunakan rok rumbai yang dibuat dari pintalan kulit pohon melinjo (relika) dan daun pandan hutan (kaiwa). Selain itu daun tersebut juga dibuat menjadi perhiasan lainnya. Kalung (jinaw) dapat terbuat dari taring babi (hayimbia), sedangkan bahan lain berupa tali rotan dan taring anjing (mai) yang selain dibuat menjadi kalung juga dibuat sebagai gelang. Untuk perhiasan kepala laki-laki digunakan kepala dan bulu burung cendrawasih (fondo) dan bulu kasuari (firi).
Rujukan bagian ini · revisi 27531810Rumah adat#
Rumah adat suku Wanggom dibagi menjadi dua jenis yaitu anggulu dan juro. Keduanya merupakan sejenis rumah panggung, yang membedakan adalah tingginya. Anggulu adalah rumah tinggi atau rumah pohon suku Wanggom yang terletak di atas batang pohon, seperti rumah suku Korowai, Kombai, Momuna, Muyu dan suku-suku lainnya. Sedangkan juro adalah rumah panggung yang dibangun lebih rendah.
Struktur balok dan kolomnya terbuat dari pohon damar (ndalu), kayu cina (ura), dan bambu (holu). Untuk mengikatnya menggunakan tali dari rotan (wangri) atau tali mangkok/merah (raku) yang dibuat dari tumbuhan tertentu yang saat basah berwarna putih gading dan saat kering berubah menjadi merah. Sedangkan lantainya terbuat dari batangan pohon nibung atau pelepah sagu. Atap rumah dibuat dari daun sagu yang dianyam atau diselipkan pada struktur rumah.
Rujukan bagian ini · revisi 27531810Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q26238272 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2378435028. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan