
Nama dan identitas
Tari Baksa Kembang · Baksa kembang
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Baksa Kembang adalah tari klasik dari Keraton Banjar di Kalimantan Selatan. Tari ini saat itu merupakan kegiatan penyambutan tamu yang dilakukan oleh putri-putri keraton Banjar. Sekarang Tari Baksa Kembang digunakan masyarakat Kalimantan Selatan untuk ditampilkan dalam kegiatan upacara pernikahan.
Tari Baksa Kembang menceritakan tentang putri remaja yang cantik jelita sedang bermain-main riang gembira di taman bunga.
Rujukan bagian ini · revisi 29092298Sejarah#
Tari Baksa Kembang tercatat berkaitan dengan kisah putri Kuripan yang memberikan setangkai bunga teratai merah pada pangeran Suria Gangga Wangsa asal Negara Dipa. Pada kisah lain yang berkembang, tari ini menggambarkan putri yang menyusun rangkaian bunga bogam untuk pria yang disukainya.
Tarian ini berkembang pada masa kerajaan Hindu, pada rentang waktu yang sama dengan diciptakannya tari baksa kupu-kupu, tari baksa gantar, baksa tameng, baksa dadap, baksa tumbak, baksa kupak, baksa panah, dan baksa lilin.
Rujukan bagian ini · revisi 29092298Busana#
Penari tari Baksa Kembang mengenakan pakaian dengan warna seperti merah yang melambangkan keberanian, kuning yang menyimbolkan kewibawaan, dan hijau yang menggambarkan kesuburan. Pakaian atasan yang dikenakan penari berupa baju dengan panjang sepinggul berbahan kain lami (disebut udat) disertai dengan kida-kida bersulam benang emas dan manik-manik yang melingkar pada leher. Sebagai bawahan, penari mengenakan tapih berbahan satin atau beludru yang dihiasi dengan manik-manik serta memiliki corak pohon hayat, gigi haruan, pucuk rabung, kembang waluh, atau sisik trenggiling. Selain itu, penari juga ,membawa selandang berbahan sifon atau satin dan selendang layang berbahan sutra tipis atau kain kaca.
Rujukan bagian ini · revisi 29092298Aksesoris#
Penampilan penari Baksa Kembang turut dilengkapi dengan hiasan berwarna merah, hijau dan kuning. Penari memakai Ketopang Gajah Gemuling yang terdiri dari gajah gemuling dan mahkota pancar matahari. Pada mahkota ini ditata kembang goyang, sepasang bogam ukuran kesil diletakkan pada mahkota, dan untaian kelapa muda bernama Halilipan. Penari juga menggunakan sepasang kembang kantil, melati dan kenanga. Selain itu, terdapat giwang baruntai sebagai aksesori telinga, pending (sabuk) untuk menyelipkan selendang, giring-giring sebagai aksesoris tangan, aksesoris leher berupa dua jenis kalung bersusun (kakalung), serta aksesoris tangan berupa kilat bahu dan gelang belah paikat berbahan kuningan.
Rujukan bagian ini · revisi 29092298Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q97240284 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2417056348. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan