Pertunjukan dan permainan · Belum dipetakan

Tari Lilin

Tari Lilin adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Tari lilin ini biasanya ditampilkan oleh sekelompok penari perempuan maupun berpasangan yang membawa lilin dan dengan diiringi oleh musik yang dibawakan oleh sekelompok musisi.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 30002980. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Pertunjukan dan permainan · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Tari Lilin · Lilin dance

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Tari Lilin adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Tari lilin ini biasanya ditampilkan oleh sekelompok penari perempuan maupun berpasangan yang membawa lilin dan dengan diiringi oleh musik yang dibawakan oleh sekelompok musisi. Para penari ini akan membawa lilin yang menyala pada piring kecil yang dipegang pada kedua telapak tangan mereka. Penari ini akan menarikan tarian berkelompok dengan memutar piring berisi lilin yang menyala secara hati-hati agar piring tersebut selalu berada di atas telapak tangan dan menjaga agar lilin tidak padam.

Rujukan bagian ini · revisi 30002980
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Tari Lilin adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Tari lilin ini biasanya ditampilkan oleh sekelompok penari perempuan maupun berpasangan yang membawa lilin dan dengan diiringi oleh musik yang dibawakan oleh sekelompok musisi. Para penari ini akan membawa lilin yang menyala pada piring kecil yang dipegang pada kedua telapak tangan mereka. Penari ini akan menarikan tarian berkelompok dengan memutar piring berisi lilin yang menyala secara hati-hati agar piring tersebut selalu berada diatas telapak tangan dan menjaga agar lilin tidak padam.

Sejarah#

Pada zaman dahulu, tari lilin ini merupakan salah satu tarian yang ditampilkan di istana dan diadakan pada malam hari, Menurut asal-usulnya tarian ini juga berasal dari cerita rakyat. Dalam cerita rakyat tersebut diceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang gadis yang ditinggal oleh tunangannya untuk pergi berdagang. Pada suatu hari sang gadis kehilangan cincin pertunangannya, kemudian dia mencari cincin tersebut hingga sampai larut malam dengan menggunakan lilin yang ditaruh di atas piring. Sang gadis berusaha keras untuk mencari cincin tersebut, sang gadis kemudian berkeliling mengintari pekarangan rumahnya, bahkan dia harus membungkuk untuk menerangi tanah dan kadang gerakan sang gadis terlihat seperti bergerak meliuk-liuk sehingga terlihat seperti gerakan tari indah. Gerakan tubuh yang meliuk, membungkuk, menengadah seperti berdoa tersebut kemudian melahirkan keindahan. Dari sinilah kemudian tari lilin ini lahir dan mulai dikenal di kalangan gadis-gadis desa ketika itu. Tari Lilin dahulunya hanya ditampilkan pada acara-acara adat, yaitu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil dan pencapaian yang didapatkan masyarakat.

Rujukan bagian ini · revisi 30002980
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Pada zaman dahulu, tari lilin ini merupakan salah satu tarian yang ditampilkan di istana dan di adakan pada malam hari, Menurut asal-usulnya tarian ini juga berasal dari cerita rakyat. Dalam cerita rakyat tersebut diceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang gadis yang ditinggal oleh tunangannya untuk pergi berdagang. Pada suatu hari sang gadis kehilangan cincin pertunangannya, kemudian dia mencari cincin tersebut hingga sampai larut malam dengan menggunakan lilin yang ditaruh di atas piring. Sang gadis berusaha keras untuk mencari cincin tersebut, sang gadis kemudian berkeliling mengintari pekarangan rumahnya, bahkan dia harus membungkuk untuk menerangi tanah dan kadang gerakan sang gadis terlihat seperti bergerak meliuk-liuk sehingga terlihat seperti gerakan tari indah. Gerakan tubuh yang meliuk, membungkuk, menengadah seperti berdoa tersebut kemudian melahirkan keindahan. Dari sinilah kemudian tari lilin ini lahir dan mulai dikenal di kalangan gadis-gadis desa ketika itu. Tari Lilin dahulunya hanya ditampilkan pada acara-acara adat, yaitu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil dan pencapaian yang didapatkan masyarakat.

Gerakan#

Tari lilin memiliki gerakan yang tidak sembarangan atau sangat selektif. Karena selain harus menunjukkan keanggunan penari dalam kilauan cahaya lilin, gerakan yang dipilih haruslah yang tidak heboh atau tidak terlalu atraktif agar lilin yang dipegang penari tidak jatuh atau tetesan lilin tersebut tidak meleleh kemana-mana. Artinya tarian tersebut tidak memerlukan banyak gerakan dan hanya memerlukan konsentrasi penuh sehingga siapapun dapat melakukanya. Tarian yang dimainkan dengan membawa lilin di atas tangan dan secara berkelompok tersebut memiliki gerakan membungkuk, gemulai dan juga gerakan berdoa. Hal tersebut menggambarkan suasana sekelompok gadis desa yang tengah membantu temannya mencari cincin tunangan yang hilang. Sehingga tarian ini mengandung drama dan cerita.

Rujukan bagian ini · revisi 30002980
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Tari lilin memiliki gerakan yang tidak sembarangan atau sangat selektif. Karena selain harus menunjukkan keanggunan penari dalam kilauan cahaya lilin, gerakan yang dipilih haruslah yang tidak heboh atau tidak terlalu atraktif agar lilin yang dipegang penari tidak jatuh atau tetesan lilin tersebut tidak meleleh kemana-mana. Artinya tarian tersebut tidak memerlukan banyak gerakan dan hanya memerlukan konsentrasi penuh sehingga siapapun dapat melakukanya. Tarian yang dimainkan dengan membawa lilin diatas tangan dan secara berkelompok tersebut memiliki gerakan membungkuk, gemulai dan juga gerakan berdoa. Hal tersebut menggambarkan suasana sekelompok gadis desa yang tengah membantu temannya mencari cincin tunangan yang hilang. Sehingga tarian ini mengandung drama dan cerita.

Perlengkapan#

Dalam pertunjukan seni tari lilin terdapat beberapa perlengkapan yang mesti disediakan. Pertama perlengkapan tari itu sendiri yaitu piring kecil dan lilin. Lilin tersebut nantinya akan di nyalakan dan diletakan di atas piring kecil tadi. Kedua yaitunya pakaian yang digunakan oleh si penari tari lilin. Pakaian atau busana yang digunakan oleh penari untuk tari lilin tersebut adalah busana khas asal Minangkabau, yakninyai hiasan kepala yang disebut tangkuluak, Baju yang disebut baju batabue, bawahan yang disebut dengan lambak, salempang dan perhiasan berupa dukuah atau kalung, galang atau gelang dan cincin, Kemudian selanjutkan perlengkapan dalam kegiatan tari lilin tersebut ialah adanya musik pengiring. Tari lilin tersebut biasanya diiringi oleh musik khas Melayu Sumatra, dengan beberapa alat musiknya yakni accordeon, biola, gong, gitar, kenong, gendang, bonang, saxophone, dan tok-tok.

Rujukan bagian ini · revisi 30002980
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Dalam pertunjukan seni tari lilin terdapat beberapa perlengkapan yang mesti disediakan. Pertama perlengkapan tari itu sendiri yaitu piring kecil dan lilin. Lilin tersebut nantinya akan di nyalakan dan diletakan di atas piring kecil tadi. Kedua yaitunya pakaian yang di gunakan oleh si penari tari lilin. Pakaian atau busana yang digunakan oleh penari untuk tari lilin tersebut adalah busana khas asal Minangkabau, yakninyai hiasan kepala yang disebut tangkuluak, Baju yang disebut baju batabue, bawahan yang disebut dengan lambak, salempang dan perhiasan berupa dukuah atau kalung, galang atau gelang dan cincin, Kemudian selanjutkan perlengkapan dalam kegiatan tari lilin tersebut ialah adanya musik pengiring. Tari lilin tersebut biasanya diiringi oleh musik khas Melayu Sumatra, dengan beberapa alat musiknya yakni accordeon, biola, gong, gitar, kenong, gendang, bonang, saxophone, dan tok-tok.

Sumber dan cakupan

Tari Lilin

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q7447193 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2459951108. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan