Pertunjukan dan permainan · Belum dipetakan

Gender wayang

Gender Wayang atau Gender adalah alat musik yang berasal dari Bali memiliki 10 selendro suara disebelah kiri memiliki nada yang rendah sedangkan disebelah kanan memiliki nada yang tinggi.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 28848612. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Pertunjukan dan permainan · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Gender wayang · gamelan gendér wayang · gamelan gendèr wayang · gamelan gěndèr wayang · gamelan gender wayang

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Gender Wayang atau Gender adalah alat musik yang berasal dari Bali memiliki 10 selendro suara disebelah kiri memiliki nada yang rendah sedangkan disebelah kanan memiliki nada yang tinggi.

Rujukan bagian ini · revisi 28848612

Bentuk#

Dari segi bentuk gamelan Gender Wayang mempunyai karakter yang sederhana, apabila kita lihat dari bentuk tungguhan, bilah maupun ornamentasinya mencerminkan sebuah kesederhanaan dengan segala kebaikan dan keluhuran yang tertanam di dalamnya. Dari segi laras gamelan Gender Wayang memiliki jenis laras slendro yang khusus, mengapa dikatakan khusus karena walaupun di Bali tidak hanya instrument gender wayang saja yang memiliki laras slendro, di antaranya gamelan Angklung dan tungguhan Rindik juga berlaraskan slendro. Namun gamelan Gender Wayang jelas mempunyai sebuah ciri khas tersendiri, karena apabila kita amati dan analisis dari sisi akustika, nada slendro Gender Wayang dengan gamelan berlaras slendro lainnya seperti gamelan Angklung dan tungguhan Rindik terdapat perbedaan yang mencolok. Perbedaan itu terletak pada kesan dan mood (rasa) dari urutan-urutan nada dalam satu oktaf, yang memberikan sebuah penguatan dan kelebihan gamelan Gender wayang dari instrument yang berlaras sama.

Rujukan bagian ini · revisi 28848612
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Dari segi bentuk gamelan Gender Wayang mempunyai karakter yang sederhana, apabila kita lihat dari bentuk tungguhan, bilah maupun ornamentasinya mencerminkan sebuah kesederhanaan dengan segala kebaikan dan keluhuran yang tertanam di dalamnya. Dari segi laras gamelan Gender Wayang memiliki jenis laras slendro yang khusus, mengapa dikatakan khusus karena walaupun di Bali tidak hanya instrument gender wayang saja yang memiliki laras slendro, diantaranya gamelan Angklung dan tungguhan Rindik juga berlaraskan slendro. Namun gamelan Gender Wayang jelas mempunyai sebuah ciri khas tersendiri, karena apabila kita amati dan analisis dari sisi akustika, nada slendro Gender Wayang dengan gamelan berlaras slendro lainnya seperti gamelan Angklung dan tungguhan Rindik terdapat perbedaan yang mencolok. Perbedaan itu terletak pada kesan dan mood (rasa) dari urutan-urutan nada dalam satu oktaf, yang memberikan sebuah penguatan dan kelebihan gamelan Gender wayang dari instrument yang berlaras sama.

Bagian#

Instrumen gender wayang terdiri atas empat buah gender, yakni sepasang gender pangede atau pamade dan sepasang gender barangan. Selain itu, terdapat pula perangkat gender wayang lain yang biasa dipakai untuk mengiringi pertunjukan wayang Ramayana, yang lebih dikenal dengan sebutan bebatelan.

Bunyi pada gender wayang dihasilkan dari bilah logam, yang bisa terbuat dari perunggu, kuningan, atau besi. Bilah-bilah tersebut digantung berjajar menggunakan tali khusus pada rancakan atau tungguk, dan masing-masing bilah dilengkapi resonator berupa tabung bambu yang diletakkan tepat di bawahnya.

Rujukan bagian ini · revisi 28848612

Cara memainkan#

Instrumen ini dimainkan oleh seorang penabuh dengan dua alat pukul. Dalam permainannya, satu pemain membawakan pola polos (on beat), sedangkan pasangannya memainkan pola nyangsih (off beat), sehingga tercipta jalinan ritme yang kompleks. Selain itu, setiap pasangan gender sengaja dibuat dengan perbedaan laras: satu bernada lebih tinggi (pangombang) dan yang lain lebih rendah (pangisep). Perbedaan tersebut menghasilkan efek ombak suara ketika dimainkan secara bersamaan.

Rujukan bagian ini · revisi 28848612

Sumber dan cakupan

Gender wayang

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q5520014 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2297719626. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan