
Nama dan identitas
orang Banten · Banten people · Bantenese people · Suku Banten
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Suku Banten atau Sunda Banten (aksara Sunda: ᮅᮛᮀ ᮝᮠᮔ᮪ᮒᮨᮔ᮪, Urang Wahanten) adalah sub-etnis Sunda yang mendiami bekas wilayah Kesultanan Banten (sekarang bagian dari Banten) di luar Parahyangan, Cirebon, dan Jakarta. Menurut Sensus Penduduk tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, populasi suku Banten mewakili 2,1% dari penduduk Indonesia, atau sekitar 4.657.000 jiwa lebih. Orang Banten umumnya bertutur menggunakan sebuah dialek dari bahasa Sunda yang disebut sebagai bahasa Sunda Banten.
Rujukan bagian ini · revisi 29909859Etimologi#
Dataran lebih tinggi yang dilalui sungai ini disebut Cibanten Girang atau disingkat Banten Girang ("Banten atas"). Berdasarkan riset yang dilakukan di Banten Girang pada tahun 1988 dalam program Franco-Indonesian excavations, di daerah ini telah ada pemukiman sajak abad ke 11 sampai 12 (saat kerajaan Sunda). Berdasarkan riset ini juga diketahui bahwa daerah ini berkembang pesat pada abad ke-16 saat Islam masuk pertama kali di wilayah ini.
Rujukan bagian ini · revisi 29909859Asal-usul#
Asal-usul suku Banten sangat erat kaitannya dengan sejarah berdirinya Kesultanan Banten, suku Banten bersama suku Badui pada dasarnya adalah sub-etnik dari suku Sunda yang mendiami bekas wilayah Kesultanan Banten (wilayah Karesidenan Banten setelah Kesultanan Banten dihapuskan dan dianeksasi oleh pemerintah Hindia Belanda). Hanya saja setelah dibentuknya Provinsi Banten, kemudian sebagian orang (terutama orang luar negeri) menerjemahkan Bantenese sebagai kesatuan etnik dengan budaya dan bahasa tersendiri, yakni budaya dan bahasa Sunda Banten.
Rujukan bagian ini · revisi 29909859Bahasa#
Bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Banten adalah salah satu dialek bahasa Sunda yang dikenal sebagai bahasa Sunda Banten yang memiliki beberapa perbedaan leksikon, morfologi, hingga fonologi dengan bahasa Sunda baku, bahasa Sunda Banten dianggap sebagai bahasa Sunda yang lebih dekat dengan bahasa Sunda Kuno karena memiliki beberapa karakteristik tertentu yang tidak dimiliki oleh bahasa Sunda Priangan. Bahasa ini biasa dituturkan di sebagian besar wilayah Banten seperti Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, sebagian besar Kabupaten Tangerang, bagian barat Kota Tangerang, bagian barat Kota Tangerang Selatan, dan bagian tengah dan selatan Kabupaten Serang. Selain itu, bahasa Sunda Banten juga digunakan di wilayah Jawa Barat, yaitu di bagian barat Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Rujukan bagian ini · revisi 29909859Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q2607748 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2548939043. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan