Komunitas budaya · Indonesia · Malaysia

orang Bugis

Suku Bugis merupakan kelompok etnis Austronesia terbesar di antara tiga kelompok etnolinguistik utama di Sulawesi Selatan, bersama dengan suku Makassar dan Toraja. Sulawesi Selatan terletak di bagian barat daya pulau Sulawesi, pulau terbesar ketiga di Indonesia.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia, Malaysia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29422847. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

orang Bugis · Bugis · Ugi · Ogi · Buginese people · Suku Bugis

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Bugis merupakan kelompok etnis Austronesia terbesar di antara tiga kelompok etnolinguistik utama di Sulawesi Selatan, bersama dengan suku Makassar dan Toraja. Sulawesi Selatan terletak di bagian barat daya pulau Sulawesi, pulau terbesar ketiga di Indonesia. Pada tahun 1605, suku Bugis beralih dari kepercayaan animisme ke Islam. Meskipun mayoritas masyarakat Bugis menganut agama Islam, sebagian kecil dari mereka memeluk agama Kristen serta kepercayaan pra-Islam yang dikenal sebagai Tolotang.

Suku Bugis, yang populasinya diperkirakan sekitar enam juta jiwa dan mencakup 2,5% dari total penduduk Indonesia. Secara historis, Suku Bugis dikenal sebagai pelaut dan perantau yang ulung. Selama beberapa abad terakhir, mereka telah menjelajahi dan menetap di berbagai wilayah di Nusantara, termasuk Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, Kepulauan Nusa Tenggara, serta daerah lain yang menjadi tujuan migrasi besar-besaran sejak akhir abad ke-17. Presiden ketiga Indonesia, B. J. Habibie, serta mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla, memiliki keturunan Bugis. Di Malaysia, Yang di-Pertuan Agong saat ini, Sultan Ibrahim, dan perdana menteri kedelapan, Muhyiddin Yassin, juga memiliki darah keturunan Bugis.

Rujukan bagian ini · revisi 29422847

Toalean — Pribumi Pra-Austronesia di Sulawesi Selatan#

Penduduk paling awal di Sulawesi Selatan kemungkinan berhubungan dengan Manusia Wajak yang berasal dari ras Proto-Australoid. Beberapa artefak serpihan ditemukan di lembah Sungai Walanae dan Maros, yang diperkirakan berasal dari antara 40.000 hingga 19.000 SM. Kebudayaan pemburu-pengumpul di Sulawesi Selatan dikenal sebagai Budaya Toalean, yang didasarkan pada penggunaan alat berupa bilah, serpihan, dan mikrolit. Mereka mungkin berasal dari ras Melanesoid atau Australoid, sehingga berhubungan dengan populasi kontemporer di Papua Nugini atau Australia.

Pada tahun 2015, sisa-sisa kerangka seorang wanita muda bernama Bessé ditemukan di Leang Panninge, Sulawesi Selatan. Kerangka tersebut diperkirakan berusia lebih dari 7.200 tahun. Setengah dari DNA-nya diidentifikasi memiliki keterkaitan dengan penduduk asli Australia, masyarakat di Papua Nugini, dan Pasifik Barat, serta menunjukkan adanya garis keturunan manusia yang sebelumnya tidak diketahui, yang bercabang sekitar 37.000 tahun lalu. DNA Bessé memberikan bukti penting dalam memahami migrasi manusia purba.

Rujukan bagian ini · revisi 29422847

Kedatangan Austronesia#

Christian Pelras, seorang antropolog, mengajukan hipotesis bahwa proto-Bugis kemungkinan tiba dari luar negeri, mungkin dari Kalimantan, ke pesisir barat Sulawesi Selatan. Kedatangan mereka didorong oleh keinginan untuk mengendalikan sumber daya mineral dan alam di daerah pedalaman. Seiring dengan penyebaran mereka ke interior wilayah yang kini dikenal sebagai pusat Bugis, kelompok ini semakin terpisah dari saudara-saudara mereka yang bersebelahan, seperti Suku Makassar, Mandar dan Toraja. Pada saat yang sama, proto-Bugis mulai mengasimilasi suku Austronesia yang sebelumnya berada di daerah yang jarang penduduknya, suatu proses di mana populasi asli secara bertahap mengadopsi bahasa dari pendatang baru. Dengan demikian, terbentuklah identitas hibrida melalui etnogenesis, yang menggabungkan unsur-unsur asli dari masyarakat pribumi dengan teknik, barang, dan ide baru yang dibawa oleh pemukim baru, termasuk tenun, pengerjaan logam, dan doktrin teologis. Meskipun demikian, masyarakat tetap terbagi antara dua kelas utama, yaitu kaum bangsawan dan rakyat biasa.

Rujukan bagian ini · revisi 29422847

Tana Ogi — Tanah Bugis#

Tanah leluhur suku Bugis terletak di sekitar Danau Tempe dan Danau Sidenreng di Depresi Walannae di semenanjung barat daya Sulawesi. Di sinilah nenek moyang suku Bugis saat ini menetap, kemungkinan pada pertengahan hingga akhir milenium kedua SM. Wilayah ini kaya akan ikan dan satwa liar, dan fluktuasi tahunan Danau Tempe (yang merupakan danau penampung untuk sungai Bila dan Walannae) memungkinkan penanaman padi secara spekulatif, sementara perbukitan dapat digunakan untuk bercocok tanam dengan sistem ladang, penanaman padi sawah, serta berburu dan mengumpulkan hasil hutan.

Rujukan bagian ini · revisi 29422847

Sumber dan cakupan

Suku Bugis

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q1002570 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549893391. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan