Komunitas budaya · Rusia

orang Ket

Ket (bahasa Rusia: Кеты; Ket: Кето, Кет) merupakan sekelompok masyarakat Siberia yang menggunakan bahasa Ket. Pada masa Kekaisaran Rusia, mereka dianggap sama dengan tribal-tribal lain di Siberia dan disebut dengan nama Ostyak.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Rusia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29905480. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

orang Ket · Ket people · Orang Ket

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Ket (bahasa Rusia: Кеты; Ket: Кето, Кет) merupakan sekelompok masyarakat Siberia yang menggunakan bahasa Ket. Pada masa Kekaisaran Rusia, mereka dianggap sama dengan tribal-tribal lain di Siberia dan disebut dengan nama Ostyak. Selanjutnya mereka dikenal sebagai Ostyak Yenisei karena tinggal di bagian hilir dan tengah daerah aliran sungai Yenisei, yaitu pada distrik Krasnoyarsk Krai di Rusia. Masyarakat Ket modern tinggal di sisi timur sungai sebelum secara politik dimasukkan ke dalam Rusia antara abad ke-17 dan 19 Masehi. Berdasarkan sensus pada tahun 2010, terdapat sejumlah 1.219 orang Ket di Rusia.

Rujukan bagian ini · revisi 29905480

Sejarah#

Ket dipandang sebagai satu-satunya masyarakat nomaden yang tinggal di Siberia tengah dan selatan yang masih ada hingga sekarang. Pada tahun 1960an, suku Yugh dibedakan dari Ket, yang meskipun keduanya mirip tetapi pada dasarnya berbeda. Orang-orang Ket sekarang ini merupakan keturunan dari tribal-tribal nelayan dan pemburu yang tinggal di taiga Yenisei, yang mengadopsi sebagian kebudayaan dari tribal-tribal lain sesama pengguna bahasa Ket di Siberia Selatan. Tribal-tribal awal tersebut berburu, memancing, dan bahkan mengembangbiakkan rusa kutub di wilayah utara.

Pada abad ke-20, Uni Soviet memaksakan kolektivisasi pada masyarakat Ket. Tribal ini secara resmi diakui sebagai Ket pada tahun 1930an saat Uni Soviet mulai menanamkan kebijakan definisi-diri untuk menghargai para penduduk pribumi. Meskipun demikian, tradisi-tradisi Ket terus tertekan dan mereka dicegah untuk berinisiatif. Proses kolektivisasi selesai dilakukan pada tahun 1950an; gaya hidup dan bahasa Rusia dipaksakan pada orang-orang Ket. Populasi tribal ini menjadi relatif stabil semenjak tahun 1923. Berdasarkan sensus tahun 2002, terdapat 1.494 orang Ket di Rusia; dibandingkan pada sensus tahun 1970 yang hanya tercatat 1.200 orang. Masyarakat Ket dewasa ini tinggal di desa-desa kecil di sepanjang tepian sungai, tidak lagi menjalani kehidupan nomadik.

Rujukan bagian ini · revisi 29905480

Bahasa#

Edward Vajda tinggal selama setahun di Siberia untuk mempelajari orang-orang Ket. Ia menemukan adanya hubungan antara bahasa Ket dengan Na-Dene di Amerika Utara, bahasa yang tergolong dalam keluarga bahasa Dené–Yenisei dan banyak digunakan oleh suku Navajo. Vajda juga menduga sistem intonasi bahasa Ket lebih mirip dengan bahasa Vietnam dibandingkan bahasa-bahasa asli Siberia lainnya. Persamaan antar bahasa tersebut menghasilkan suatu kolaborasi antara orang Ket dengan pengguna bahasa Athabaska.

Peter Simon Pallas menjadi pelajar paling awal yang menerbitkan observasi mengenai bahasa Ket di dalam jurnal perjalanannya (1788). Semenjak tahun 1926, terjadi penurunan jumlah pengguna bahasa Ket di antara orang-orang Ket sendiri. Hingga kini, hanya tersisa sekitar 600 orang Ket yang masih menggunakan bahasa Ket.

Rujukan bagian ini · revisi 29905480

Budaya#

Budaya tradisional Ket telah diteliti oleh Matthias Castrén, Vasiliy Ivanovich Anuchin, Kai Donner, Hans Findeisen, dan Yevgeniya Alekseyevna Alekseyenko. Mereka menjalankan kepercayaan syamanisme hingga tahun 1930an, tetapi pada tahun 1960an hampir tidak ada syaman yang dapat ditemukan. Syamanisme Ket sendiri memiliki karakteristik yang sama dengan syamanisme Turk dan Mongol.

Orang Ket menganggap penting boneka mereka, yang mereka anggap sebagai pelindung rumah, tidur saat siang hari dan melindungi mereka saat malam. Salah seorang Ket dewasa berkata, "Memalukan aku tidak memiliki bonekaku. Rumahku terbakar bersama dengan boneka-bonekaku. Boneka-boneka tersebut dideskripsikan sebagai "tulang bahu binatang yang dibungkus secarik kain baju sebagai pakaian".

Rujukan bagian ini · revisi 29905480

Sumber dan cakupan

Orang Ket

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q503083 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2543526912. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan