Komunitas budaya · Indonesia

orang Moni

Suku Moni (dikenal juga sebagai Miga Mene atau Migani) adalah kelompok etnis yang mendiami Kabupaten Intan Jaya di Papua Tengah, Indonesia. Sebaran geografis utama suku ini terdapat di wilayah Dogandoga, Kemandoga, Mbiandoga, Weandoga (Paniai), Duma-Dama, dan Domondoga.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 30010971. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

orang Moni · Migani · MIga Mene · Moni people · Suku Moni

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Moni (dikenal juga sebagai Miga Mene atau Migani) adalah kelompok etnis yang mendiami Kabupaten Intan Jaya di Papua Tengah, Indonesia. Sebaran geografis utama suku ini terdapat di wilayah Dogandoga, Kemandoga, Mbiandoga, Weandoga (Paniai), Duma-Dama, dan Domondoga. Mereka berbicara bahasa Moni. Mereka menghormati kangguru pohon besar hitam dan putih bersiul sebagai leluhur yang disebut Bondegzeu (dingiso). Bondegzeu tidak diketahui oleh komunitas ilmiah sampai zoologis Tim Flannery mendeskripsikannya pada tahun 1995.

Rujukan bagian ini · revisi 30010971

Sejarah#

Menurut tradisi sejarah, suku Moni berasal dari tempat yang disebut Mbugumbamba, yang dalam bahasa moni artinya turun (mbugum) dan bubar/terbang (mbamba) yaitu tempat berpencarnya manusia pertama. Lokasi ini disebut juga Mbagimenboda yang berasal dari kata mbagime jalu sebuah tumbuhan, dan ndoga artinya pinggiran sungai, sehingga artinya lembah yang ditumbuhi mbagime yaitu pinggiran Sungai Baliem atau Mbagimebu (Lembah Baliem).

Mereka mempercayai diri sebagai suku pertama yang keluar dari Baliem yang kemudian pergi ke arah timur, hingga ke wilayah PNG sekarang. Di sana mereka tingal beratus-ratus tahun, tetapi mereka merasa tidak sesuai, sehingga berpindah lagi. Pertama ke arah Vanimo lalu Arso dan Waris. Kemudian terus ke arah barat laut hingga ke Padang Bulan (Abepura). Dari sini mereka pergi ke Genyem melalui Pegunungan Cycloop untuk menghindari Danau Sentani yang mereka anggap telaga jahat. Dari genyem mereka pergi ke arah Sarmi ke tempat yang dinamakan Iwilundoga (Pauwi/Pawi) dipinggir sungai Iwidu di mana mereka mengenal kapak batu iwi. Di tempat ini mereka berpencar karena menghindari luapan Danau (telaga jahat) dengan pergi ke dataran tinggi sehingga kemudian masuk ke Pegunungan Tengah ke wilayah adat suku Moni sekarang yang disebut Hege Naga I artinya rumah yang memberi nafas kehidupan.

Rujukan bagian ini · revisi 30010971
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Menurut tradisi sejarah, suku Moni berasal dari tempat yang disebut Mbugumbamba, yang dalam bahasa moni artinya turun (mbugum) dan bubar/terbang (mbamba) yaitu tempat berpencarnya manusia pertama. Lokasi ini disebut juga Mbagimenboda yang berasal dari kata mbagime jalu sebuah tumbuhan, dan ndoga artinya pinggiran sungai, sehingga artinya lembah yang ditumbuhi mbagime yaitu pinggiran Sungai Baliem atau Mbagimebu (Lembah Baliem).

Mereka mempercayai diri sebagai suku pertama yang keluar dari Baliem yang kemudian pergi ke arah timur, hingga ke wilayah PNG sekarang. Disana mereka tingal beratus-ratus tahun, tetapi mereka merasa tidak sesuai, sehingga berpindah lagi. Pertama ke arah Vanimo lalu Arso dan Waris. Kemudian terus ke arah barat laut hingga ke Padang Bulan (Abepura). Dari sini mereka pergi ke Genyem melalui Pegunungan Cycloop untuk menghindari Danau Sentani yang mereka anggap telaga jahat. Dari genyem mereka pergi ke arah Sarmi ke tempat yang dinamakan Iwilundoga (Pauwi/Pawi) dipinggir sungai Iwidu dimana mereka mengenal kapak batu iwi. Di tempat ini mereka berpencar karena menghindari luapan Danau (telaga jahat) dengan pergi ke dataran tinggi sehingga kemudian masuk ke Pegunungan Tengah ke wilayah adat suku Moni sekarang yang disebut Hege Naga I artinya rumah yang memberi nafas kehidupan.

Etimologi#

Kata "Migani" berasal dari kata miga yang artinya 'asli, murni, tulen' dan ni yang artinya 'orang, manusia'. Sehingga arti Migani adalah 'manusia sejati'. Sedangkan istilah "Moni" pertama kali digunakan tahun 1970-an oleh Bupati Nabire (1969–1972), Karel Gobay. Saat itu, situasi dilanda konflik antar suku dan penyebabnya diketahui adalah suku Migani. Bupati Gobay yang berusaha mengatasi masalah ini menghadapi watak orang Migani yang keras. Oleh karena itu, ia kecewa sehingga mulai menyebut dengan nama orang Moni.

Kata "Moni" berasal dari kata bahasa Mee, nomo atau mou yang berarti 'keladi' (yang dimakan menyebabkan gatal) dan ni, dari kata mene dalam bahasa Migani berarti orang. Makna ini berarti negatif karena hendak mengatakan bahwa orang Migani itu sama dengan keladi yang sudah tidak bisa dikonsumsi lagi oleh manusia karena menyebabkan gatal, tidak enak, dan seterusnya. Generasi setelah 1970an lebih sering menggunakan kata Moni karena sudah lebih populer dan generasi sebelumnya menggunakan kata Migani (Pater Kleopas Sojuna Sondegau, 2021).

Rujukan bagian ini · revisi 30010971

Rumah adat#

Rumah adat suku Moni berbentuk berupa gubuk persegi panjang yang beratapkan kulit kayu pohon domo atau migi dan memiliki dinding dari papan kayu dan diikat dengan tali rotan atau dari pohon zembelo dan butala (juga digunakan untuk membuat noken). Rumah tersebut secara adat dipisahkan untuk laki-laki dan perempuan. Rumah laki-laki disebut nduni dan hanya ditepati oleh pria dan laki-laki yang sudah dewasa, sedangkan rumah perempuan disebut minai dan ditepati oleh anak-anak, ibu, dan gadis. Selain itu terdapat juga tugu api atau perapian hurai waiya. Satu pemukiman suku Moni berisi sekitar 2 hingga 10 rumah yang berisi sekitar 10 hingga 60 orang.

Rujukan bagian ini · revisi 30010971

Sumber dan cakupan

Suku Moni

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q3320698 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2548945395. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan