Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.
Nama dan identitas
Orang Vietnam di Jepang · Vietnamese Japanese · Vietnamese people in Japan
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks kelompok#
Orang Vietnam di Jepang (在日ベトナム人, Zainichi Betonamujin, Người Việt ở Nhật) menjadi komunitas penduduk asing ketiga terbesar di Jepang di atas orang Filipina di Jepang dan di bawah orang Korea di Jepang, menurut statistik dari Kementerian Hukum Jepang. Hingga akhir 2017, terdapat 262.405 penduduk. Mayoritas orang Vietnam tinggal secara legal di Wilayah Kantō dan daerah metropolitan Osaka.
Rujukan bagian ini · revisi 29861299Sejarah migrasi#
Sejumlah besar pelajar Vietnam mulai memilih Jepang sebagai tujuan rantau pada awal abad ke-20, didorong oleh pangeran Cường Để dan Gerakan Đông Du (secara harfiah, "Perjalanan ke Timur" atau "Gerakan Perjalanan ke Timur") yang dirintis oleh ia dan Phan Bội Châu. Pada tahun 1908, 200 pelajar Vietnam telah menimba ilmu di universitas-universitas Jepang. Namun, komunitas orang-orang Vietnam di Jepang didominasi oleh pengungsi Perang Vietnam dan keluarga mereka, yang menyusun sekitar 70% dari total populasi. Kebijakan penerimaan migran asing ini menandai terobosan yang signifikan dari orientasi Jepang pasca-Perang Dunia II yang mempertahankan mitos ras homogen Jepang. Sebagian besar penduduk migran ini menetap di prefektur Kanagawa dan Hyōgo. Mereka sering condong pindah ke lingkungan yang didominasi oleh Korea Zainichi. Namun, mereka tidak merasakan kedekatan dengan warga Korea Zainichi, melihat mereka bukan sebagai sesama etnis minoritas.
Rujukan bagian ini · revisi 29861299Integrasi#
Para pengungsi mengalami berbagai kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan masyarakat Jepang, terutama di bidang pendidikan dan pekerjaan; tingkat kehadiran mereka di sekolah menengah atas diperkirakan hanya 40%, dibandingkan dengan 96,6% untuk warga negara Jepang. Fakta ini dikaitkan dengan kurangnya kemampuan bahasa Jepang para pengungsi serta ketidakmampuan sekolah menyesuaikan diri untuk mendidik siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Sebagian besar orang Vietnam lebih suka menggunakan nama Vietnam, meskipun mereka memiliki nama Jepang dan merasa memerlukannya untuk mencari pekerjaan.
Rujukan bagian ini · revisi 29861299Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.
Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q845384 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2546793118. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan