Pertunjukan dan permainan · Indonesia

Sandiwara

Sandiwara atau sering disebut juga tonil adalah suatu jenis cerita, bisa dalam bentuk tertulis ataupun tak tertulis, yang terutama lebih ditujukan untuk dipentaskan daripada dibaca. Sebuah lakon tertulis merupakan suatu jenis karya sastra yang terdiri dari dialog antar para pelakon dan latar belakang kejadian.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29388519. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Pertunjukan dan permainan · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Sandiwara · Nama lain belum tercatat dalam profil ini.

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Sandiwara atau sering disebut juga tonil adalah suatu jenis cerita, bisa dalam bentuk tertulis ataupun tak tertulis, yang terutama lebih ditujukan untuk dipentaskan daripada dibaca. Sebuah lakon tertulis merupakan suatu jenis karya sastra yang terdiri dari dialog antar para pelakon dan latar belakang kejadian. Lakon tidak tertulis biasanya diambil dari cerita yang sudah umum diketahui dan hanya menjabarkan secara umum jalan cerita dan karakter-karakter dalam cerita tersebut. Contoh karya lakon tertulis yang terkenal misalnya adalah Romeo and Juliet dari William Shakespeare. Sebuah sandiwara bisa berdasarkan naskah (skenario) atau tidak. Apabila tidak, maka semuanya dipentaskan secara spontan dengan banyak improvisasi.

Tonil sendiri dikenal mulai dikenal rakyat Indonesia pada zaman kolonial Belanda sebelum Perang Dunia II. Pada masa itu, banyak yang mengartikan tonil juga dengan istilah komedi terutama komedi bangsawan atau komedi stambul.

Rujukan bagian ini · revisi 29388519

Asal-usul#

Kata sandiwara sendiri merupakan istilah yang didengungkan oleh Sri Paduka Mangkunegoro VII dari Surakarta. Berasal dari bahasa Jawa, sandiwara tersusun atas dua kata yaitu sandi dan wara. Sandi memiliki arti rahasia. Wara atau juga disebut dengan warah memiliki arti pengajaran. Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara, sandiwara memiliki makna pengajaran yang dilakukan dengan perlambang.

Kata tonil ataupun sandiwara digunakan untuk merujuk pada kata teater ataupun pentas drama. Hal ini disebabkan karena pada masa itu di Indonesia belum dikenalkan istilah teater sehingga masyarakat pada masa itu akan mengenalnya dengan istilah tonil.

Rujukan bagian ini · revisi 29388519

Perkembangan sandiwara#

Pada tahun 1926, diketahui terbentuk sebuah tonil Melayu besar yang diberi nama Malay Opera Dardanella di Sidoarjo, Jawa Timur. Pendiri tonil ini ialah Willy Klimanoff atau yang juga dikenal dengan nama A Piedro yang merupakan seorang Rusia yang lahir di Penang.

Grup tonil Dardanella ini diketahui merombak kebiasaan-kebiasaan panggung yang biasanya dilakukan oleh stambul. Salah satu bentuk rombakan yang dilakukan oleh grup ini adalah pada saat layar diangkat mereka akan segera main tanpa melakukan introduksi.

Rujukan bagian ini · revisi 29388519

Sumber dan cakupan

Sandiwara

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q13096768 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2454981021. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan