Komunitas budaya · Belum dipetakan

Suku Aymara

Suku Aymara atau Aimara (bahasa Aymara: aymara) adalah penduduk asli Pegunungan Andes dan Altiplano di Bolivia, Peru, dan Chili. Nenek moyang mereka tinggal di wilayah itu selama berabad-abad sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Kekaisaran Inka pada akhir abad ke-15 dan oleh Spanyol pada abad ke-16.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29977379. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Suku Aymara · Aimara · Aymaras · Aymara

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Aymara atau Aimara (bahasa Aymara: aymara) adalah penduduk asli Pegunungan Andes dan Altiplano di Bolivia, Peru, dan Chili. Nenek moyang mereka tinggal di wilayah itu selama berabad-abad sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Kekaisaran Inka pada akhir abad ke-15 dan oleh Spanyol pada abad ke-16. Setelah Perang Kemerdekaan Amerika Spanyol (1810–25), suku Aymara menjadi warga negara Bolivia dan Peru. Setelah Perang di Pasifik (1879–83), Chili mencaplok sejumlah teritori Peru dan Bolivia yang dihuni suku Aymara.

Rujukan bagian ini · revisi 29977379

Sejarah#

Orang Spanyol tiba di bagian barat Amerika Selatan pada tahun 1535. Segera setelahnya, mereka menaklukkan Aymara pada tahun 1538. Awalnya, suku Aymara menjalankan kebudayaan mereka sendiri yang terbebas dari pengaruh Inka. Namun, itu tak berlangsung lama karena akulturasi dan asimilasi oleh Spanyol berlangsung cepat. Pada masa penjajahan ini, banyak suku Aymara menjadi buruh di pertambangan dan ladang. Pada era berikutnya, orang Aymara dikelompokkan menjadi sebelas suku yaitu Canchi, Caranga, Charca, Colla, Collagua, Collahuaya, Omasuyo, Lupaca, Quillaca, Ubina, dan Pacasa. Suku Aymara banyak menggunakan teknik pertanian dan teknologi baru dari Spanyol seperti penggunaan hewan pembajak, gandum, jelai, domba, sapi, dan perahu papan untuk memancing. Namun, mereka masih mempertahankan pekerjaan tradisional seperti memelihara alpaka, menanam tanaman lokal, dan menjala ikan.

Menanggapi penindasan oleh penjajah Spanyol, warga Aymara (bersama suku-suku lain) melakukan pemberontakan pada tahun 1629. Peristiwa ini diikuti oleh pemberontakan yang lebih besar di tahun 1780, di mana pasukan pemberontak berhasil membunuh banyak orang Spanyol dan hampir merebut kota La Paz. Pemberontakan ini berhasil ditumpas oleh Spanyol dua tahun kemudian. Namun, pemberontakan berskala kecil masih terus terjadi sampai kemerdekaan Peru pada tahun 1821.

Rujukan bagian ini · revisi 29977379

Geografi#

Kebanyakan penutur bahasa Aymara di masa kini tinggal di lembah Danau Titicaca, sebuah daerah yang membentang dari Danau Titicaca ke Danau Poopó (Oruro, Bolivia) di Dataran Tinggi Altiplano. Mereka terkonsentrasi di selatan danau. Ibu kota peradaban Aymara kuno tidak diketahui. Menurut penelitian oleh antropolog Universitas Cornell John Murra, setidaknya terdapat tujuh kerajaan Aymara yang berbeda, salah satunya ialah Kerajaan Lupaqa yang beribu kota di Chucuito, di pantai utara Danau Titicaca.

Kota utama suku Aymara pada masa modern adalah El Alto, kota berpenduduk 750.000 orang di dekat ibu kota Bolivia, La Paz. Pada abad ke-20, kota utama Aymara ialah Chuquiago Marka (La Paz). Ibu kota Bolivia dipindahkan dari Sucre ke La Paz selama pemerintahan Jenderal Pando (meninggal tahun 1917) dan selama Perang Saudara Bolivia.

Rujukan bagian ini · revisi 29977379

Budaya#

Bahasa asli suku Aymara adalah Aymara. Banyak orang Aymara berbicara bahasa Spanyol sebagai bahasa kedua atau bahasa pertama, tergantung bahasa utama di tempat mereka tinggal. Bahasa Aymara memiliki dua kerabat yang masih hidup, yaitu bahasa Jaqaru dan Kawki yang dituturkan oleh suku kecil nan terpencil yang beranggotakan 1.000 orang di pegunungan pedalaman Lima di Peru Tengah (dan sekitar desa Tupe, provinsi Yauyos, Departemen Lima). Bahasa yang terancam punah ini berasal dari keluarga yang sama dengan bahasa Aymara. Beberapa ahli bahasa menyebut kedua bahasa ini sebagai 'Aymara Tengah', sementara 'Aymara Selatan' adalah bahasa yang paling banyak digunakan dan dituturkan oleh orang-orang di sekitar Titicaca.

Rujukan bagian ini · revisi 29977379

Sumber dan cakupan

Suku Aymara

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q109402 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2552537476. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan