Komunitas budaya · Indonesia

Suku Lembak

Suku Lembak atau biasa disebut Wang Kite Gale adalah salah satu subsuku Melayu yang mendiami daerah-daerah di Provinsi Bengkulu dan sebagian Provinsi Sumatera Selatan yang tersebar di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Kepahiang.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29883726. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

Suku Lembak · Lembak · Lembak People

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Lembak atau biasa disebut Wang Kite Gale adalah salah satu subsuku Melayu yang mendiami daerah-daerah di Provinsi Bengkulu dan sebagian Provinsi Sumatera Selatan yang tersebar di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Kepahiang.

Suku Lembak di Kabupaten Rejang Lebong bermukim di kecamatan Padang Ulak Tanding Kecamatan Binduriang (Kepala Curup),Kecamatan Sindang Beliti Ulu dan Kecamatan Sindang Beliti ilir, Sindang Kelingi, dan Kota Padang. Di Kabupaten Kepahiang, suku Lembak mendiami desa Suro Lembak. Suku Lembak juga mayoritas banyak di wilayah daerah Kota Lubuk Linggau, sedangkan di Kabupaten Musi Rawas suku lembak mendiami di Kecamatan Tuah negeri, Kecamatan Jayaloka, Tiang Pumpung Kepungut, Muara Beliti, Muara Kelingi, Selangit dan lain lain, ada lagi yang berada di wilayah lain provinsi Sumatera Selatan lainya yaitu di kecamatan Muara Saling (Tiang Pumpung Sepungut Ulu) /TPS ULU Kabupaten Empat Lawang yang biasa dikenal oleh orang Besemah Lahat Pagaralam dengan sebutan Orang Saling/Wang Haling/Jeme Saling, Dari beberapa literatur, suku Lembak berdasarkan jenisnya adalah bagian dari suku Melayu. Bahasa, adat-istiadat, dan budaya suku Lembak tidak jauh berbeda dengan masyarakat Melayu pada umumnya.

Rujukan bagian ini · revisi 29883726

Lembak Delapan#

Desa ini sekarang lebih dikenal dengan nama Tanjung Terdana, karena letak antara desa yang saling berdekatan. Masyarakat dari desa Tanjung terdana ini menyebar ke Tanjung Agung dan Semarang.

Desa ini sekarang berubah nama menjadi Talang 4. Dulu di desa Gardin ini terdapat 4 buah pondok. Dari 4 buah pondok tersebutlah masyarakat lebih mengenal desa ini sehingga lambat laun masyarakat menyebutnya desa Talang 4. Masyarakat dari desa Gardin ini menyebar ke Pondok Kubang, Tanjung Dalam, Karang Tinggi, Ujung Karang dan sekitar Talang 4.

Rujukan bagian ini · revisi 29883726

Lembak Bulang#

Masyarakat Suku Lembak Bulang berasal dari Desa Tabalagan yang menyebar ke daerah wilayah Samesar (yang lebih dikenal dengan Panorama). Mereka biasa menyebut diri mereka sebagai Orang Bulang. Tidak sulit untuk membedakan Suku Lembak Bulang dengan suku Lembak Delapan karena bahasa yang mereka gunakan tidak jauh berbeda. Jika masyarakat suku Lembak lapan menggunakan kata col untuk menggantikan kata tidak, lain halnya suku Lembak Bulang menggunakan kata die untuk menggantikan kata tidak.

Rujukan bagian ini · revisi 29883726

Lembak Beliti#

Suku Lembak Beliti bisa dikatakan suku paling bungsu. Suku ini adalah adik dari suku Lembak Lapan. Dulu ada dua orang kakak beradik yang laki-laki melahirkan suku Lembak Lapan dan yang adik perempuan melahirkan suku Lembak Beliti. Kita dapat bertemu dengan masyarakat suku Lembak Beliti di daerah antara Kepala Curup (Rejang Lebong), Muara Beliti, Tiang Pumpung Kepungut, Selangit (musirawas), Muara Saling (Empat Lawang) dengan Lubuk Linggau (Sumatera Selatan). Bahasa yang mereka gunakan juga sangat berbeda dari suku Lembak lapan dan Bulang. Bahasa yang mereka gunakan pada dasarnya sama, hanya agak meleok-leok.

Rujukan bagian ini · revisi 29883726
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Suku Lembak Beliti bisa dikatakan suku paling bungsu. Suku ini adalah adik dari suku Lembak Lapan. Dulu ada dua orang kakak beradik yang laki-laki melahirkan suku Lembak Lapan dan yang adik perempuan melahirkan suku Lembak Beliti. Kita dapat bertemu dengan masyarakat suku Lembak Beliti di daerah antara Kepala Curup (Rejang Lebong), Muara Beliti,Tiang Pumpung Kepungut,Selangit (musirawas), Muara Saling (Empat Lawang) dengan Lubuk Linggau (Sumatera Selatan). Bahasa yang mereka gunakan juga sangat berbeda dari suku Lembak lapan dan Bulang. Bahasa yang mereka gunakan pada dasarnya sama, hanya agak meleok-leok.

Sumber dan cakupan

Suku Lembak

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q19741695 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2521207955. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan