Komunitas budaya · Belum dipetakan

suku Shina

Shina atau disebut juga Shin adalah suku bangsa Dardik yang menghuni provinsi Gilgit-Baltistan dan utara Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan, serta Gurez dan Dras di Jammu dan Kashmir di India. Mereka berbicara bahasa Shina, sebuah bahasa Indo-Arya.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 28491080. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

suku Shina · Shina people · Suku Shina

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Shina atau disebut juga Shin adalah suku bangsa Dardik yang menghuni provinsi Gilgit-Baltistan dan utara Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan, serta Gurez dan Dras di Jammu dan Kashmir di India. Mereka berbicara bahasa Shina, sebuah bahasa Indo-Arya.

Rujukan bagian ini · revisi 28491080

Geografi#

Di Pakistan, Shina dapat ditemui di Shinkari yang berada di lembah sungai Indus dan di bagian atas lembah Gilgit. Banyak dari mereka yang merantau dan tinggal permanen di kota-kota besar seperti Karachi dan Islamabad untuk bekerja dan keperluan pendidikan.

Rujukan bagian ini · revisi 28491080

Sejarah#

Orang-orang Shina awalnya beragama Hindu, dan juga Buddha. Di Gilgit, Hunza, dan Nagar, Shina Hindu mempraktikkan sati, yang dihentikan pada tahun 1740 Masehi. Pada 1877, di wilayah itu, praktik kremasi Hindu terakhir dilakukan. Banyak kasta orang-orang Shina, seperti Açar'îta, masuk Islam pada abad ke-19 dan keyakinan ini sekarang dianut oleh mayoritas Shina. Orang-orang Shina lainnya, seperti mereka yang tinggal di Dah Hanu, menganut agama Buddha.

Rujukan bagian ini · revisi 28491080

Festival#

Festival Chili menandai dimulainya penanaman gandum, seperti perayaan lainnya di anak benua India, termasuk Lohri dan Makar Sakranti. Chilli juga memiliki kaitan dengan praktik penyembahan pohon cedar. Penyembahan cedar lazim di kalangan komunitas Hindu kuno di Himalaya, dari wilayah Hindu Kush hingga Himachal Pradesh dan Uttarakhand. Cedar dikenal sebagai Deodar, yang berasal dari kata Sanskerta Devadaru, yang berarti "kayu para dewa". Cedar juga disucikan di Kafiristan.

Rujukan bagian ini · revisi 28491080

Sumber dan cakupan

Suku Shina

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q4524034 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2549095252. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan