Komunitas budaya · Indonesia

Tamuan

Suku Dayak Tamuan adalah sub sub-suku Dayak Ngaju yang terdapat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Telawang terutama Daerah Aliran Sungai (DAS) di kecamatan Cempaga Hulu, Desa Parit, dan Kota Besi. Desa Keruing merupakan desa tertua di wilayah ini, kemudian orang Dayak Tamuan menyebar ke desa Pelantaran, Pundu dan Tehang.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 27833674. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Tamuan · Tomun · Tomuan · Suku Dayak Tamuan

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Dayak Tamuan adalah sub sub-suku Dayak Ngaju yang terdapat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Telawang terutama Daerah Aliran Sungai (DAS) di kecamatan Cempaga Hulu, Desa Parit, dan Kota Besi. Desa Keruing merupakan desa tertua di wilayah ini, kemudian orang Dayak Tamuan menyebar ke desa Pelantaran, Pundu dan Tehang. Sedangkan suku Dayak Tomun adalah sub-suku Dayak yang terdapat di Kabupaten Lamandau di Kalimantan Tengah, tepatnya di desa-desa yang berbatasan dengan Kalimantan Barat.

Suku Dayak Tamuan miliki ikatan sejarah dengan Minangkabau di Sumatera Barat .Pada abad ke-16, seorang bangsawan dari Kerajaan Pagaruyung bernama Malikur Besar (atau Patih Sebatang), berlayar ke Kalimantan. Ia menetap di hulu Sungai Belantikan dan membuka permukiman bernama Kudangan. Keturunannya telah berbaur dengan masyarakat Dayak.

Rujukan bagian ini · revisi 27833674

Bahasa#

Bahasa yang digunakan suku Dayak Tamuan dan suku Dayak Tomun adalah Bahasa Tamuan. Bahasa tersebut terbagi menjadi dua dialek yaitu Tehang dan Nanga Bulik (Tomun) dengan persentase perbedaan antar kedua dialek tersebut sebesar 73,05 %.

Bahasa Tamuan memiliki aksen yang mirip dengan bahasa Minangkabau. Ada pelafalan –o di hampir setiap kata, seperti, Sapo namo kulo? (siapa nama kamu?), Hendak ke mano (mau ke mana), dan ‘ndak ado (tidak ada).

Rujukan bagian ini · revisi 27833674

Sumber dan cakupan

Suku Dayak Tamuan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q26242401 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2465860696. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan