
Nama dan identitas
Bistik tartar · steak tartare
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Bistik tartar adalah hidangan daging mentah yang dicincang. Daging yang biasa digunakan adalah daging sapi atau daging kuda. Biasanya hidangan ini disajikan dengan bawang, kaper, lada, kecap Inggris, serta bumbu lainnya. Di restoran, bumbu-bumbu ini sering disajikan secara terpisah, untuk ditambahkan secukupnya sesuai selera orang yang memakannya. Bistik tartar sering disajikan dengan kuning telur mentah, di atas roti gandum.
Istilah tartar kadang-kadang secara umum digunakan untuk merujuk kepada hidangan daging atau ikan mentah lainnya.
Rujukan bagian ini · revisi 29799977Kemungkinan kaitan dengan Tatar#
Gagasan untuk memakan daging cincang mentah-mentah pertama kali dipopulerkan di wilayah negeri Bangsa Slavia (di Eropa Tengah, Eropa Timur, Balkan, dan Asia Tengah), serta dikaitkan dengan sejarah serbuan bangsa Mongol. Bangsa Mongol dan sekutu-sekutu Turki mereka, orang Tatar, dikenal secara kolektif adalah suku bangsa yang berasal dari negeri Tartary, yang pada dasarnya adalah salah satu negeri Mongolia. Asal mula namanya mungkin adalah gabungan antara nama Tatar dengan kisah-kisah Yunani mengenai Tartarus.
Bangsa Tatar disebutkan memiliki tradisi mencincang daging yang bertekstur keras, seperti daging kuda dan daging unta, agar dapat lebih mudah dimakan. Kemudian daging cincang ini dicampur dengan susu atau telur.
Rujukan bagian ini · revisi 29799977Popularitas hidangan daging mentah di Eropa dan Amerika Serikat#
Sekitar kurun abad ke-17, kapal-kapal Rusia membawa resep hidangan daging mentah ke pelabuhan Hamburg. Ketika itu ada banyak pendatang Rusia yang bermukim di sana sehingga kota ini dijuluki "pelabuhan Rusia". Maraknya perdagangan antaranggota Liga Hanseatic yang berlansung antara abad ke-13 dan ke-17 menjadikan pelabuhan ini sebagai salah satu pelabuhan yang paling ramai di Eropa. Kota ini menjadi semakin penting secara komersial, karena menjadi pelabuhan kunci bagi jalur pelayaran transatlantik awal selama zaman mesin uap. Pada masa kolonialisasi Eropa di Amerika, para imigran yang datang lewat pelabuhan ini menjadi jembatan penghubung, antara resep-resep Eropa kuno dan pengembangan hidangan daging sapi cincang mentah di Amerika Serikat pada masa depan.
Selama paruh pertama abad ke-19, sebagian besar pendatang dari Eropa utara yang hendak pindah ke Dunia Baru, memulai perjalanan transatlantik mereka dari kota Hamburg. Perusahaan pelayaran Jerman, Hamburg America Line, juga dikenal sebagai Hamburg Amerikanische Packetfahrt Actien-Gesellschaft (HAPAG), terlibat dalam transportasi Atlantik selama hampir seabad. Kota New York adalah tujuan utama bagi kapal-kapal yang berlayar dari Hamburg, akibatnya berbagai restoran di kota itu mulai menjual bistik bergaya Hamburg untuk menarik minat para pelaut Jerman. Bistik sering muncul dalam menu sebagai fillet Amerika bergaya Hamburg, atau bahkan bistik sapi à Hambourgeoise. Oleh karena itu, hidangan daging cincang di Amerika dibuat dengan resep sesuai dengan selera para imigran Eropa. Hal ini untuk mengobati kerinduan akan kampung halaman mereka; pelabuhan Hamburg, dan dunia lama (Eropa) yang mereka tinggalkan. Bistik Hamburg mulai populer karena kemudahan pengolahannya serta harganya yang murah. Hal ini terbukti dari deskripsi terperinci di beberapa buku masak paling populer saat itu.
Rujukan bagian ini · revisi 29799977Asal usul nama#
Pada awal abad kedua puluh, apa yang sekarang umumnya dikenal sebagai "steak tartare" atau bistik tartar, di Eropa disebut steack à l'Americaine. Satu variasi pada hidangan itu termasuk menyajikannya dengan saus tartar; 1921 edisi Escoffier 's Le Guide Culinaire mendefinisikan "Steack à la tartare" sebagai steack à l'Americaine dibuat tanpa kuning telur, disajikan dengan saus tartar di sampingnya. " Steack à la tartare " (secara harfiah berarti "disajikan dengan saus tartar") kemudian disingkat menjadi "steak tartare" Seiring waktu, perbedaan antara steack à l'Americaine dan varian saus tartar-sausnya menghilang. Larousse Gastronomique edisi 1938 menggambarkan bistik tartar sebagai daging sapi mentah yang disajikan dengan kuning telur mentah, tanpa menyebutkan harus disajikan dengan saus tartar.
Rujukan bagian ini · revisi 29799977Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q749593 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2550246032. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan