Benda budaya · Belum dipetakan

Kue cucur

Kue cucur adalah penganan yang terbuat dari adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng. Penganan ini tidak hanya ada di Indonesia, tetapi terdapat juga di Malaysia, Thailand, dan Brunei.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 30022105. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Kue cucur · Cucur · Cucur cake

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Kue cucur adalah penganan yang terbuat dari adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng. Penganan ini tidak hanya ada di Indonesia, tetapi terdapat juga di Malaysia, Thailand, dan Brunei. Asal-usul penganan cucur belum diketahui secara pasti, tetapi penganan ini telah terdokumentasi dalam Serat Centini yang diterbitkan pada abad ke-18M.

Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula jawa atau gula aren yang digoreng. Kue Cucur memiliki bentuk yang cenderung tebal menggembung seperti gunung di bagian tengah dan tipis di bagian pinggirannya. Selain warnanya yang khas, bentuk kue cucur pun unik karena layaknya bunga dengan serat kue yang terlihat dijelas di atas permukaannya. Dalam leluri suku Betawi, jajanan ini termasuk salah satu makanan adat yang kerap dihidangkan dalam upacara-upacara adat budaya Betawi.

Rujukan bagian ini · revisi 30022105

Penyebaran#

Secara umum, kue tradisional masyarakat Betawi ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional di seluruh daerah di Indonesia, khususnya di area Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan sekitarnya. Di berbagai daerah Indonesia, Kue Cucur juga dikenali dengan beragam nama atau sebutan lain, seperti Pinyaram, Panyaram, atau Paniaram (oleh suku Minangkabau di Sumatera Barat), Dumpi (oleh suku Mandar di Sulawesi Barat), Kucur atau Kocor (oleh suku Madura dan Kangean di Madura dan Kepulauan Kangean, maupun masyarakat di provinsi Jawa Timur pada umumnya), , Wadai Cucur di Kalimantan Selatan, dan lain sebagainya.

Di Kalimantan Selatan, masyarakat Banjar menggunakan kue ini saat melakukan kegiatan adat. Misalnya dalam bulan Safar, ada ritual batimbang anak atau ritual mengayunkan anak agar anak tersebut terhindar dari pengaruh buruk. Dalam ritual tersebut, kue cucur sering dijadikan perlengkapan ritual ini. Baayun Mulud, salah satu tradisi masyarakat Banjar pada bulan Rabiulawal, biasanya juga disediakan kue cucur untuk menghiasi ayunan anak yang mengikut tradisi tersebut.

Rujukan bagian ini · revisi 30022105

Sumber dan cakupan

Kue cucur

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q17997299 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2515935552. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan