
Nama dan identitas
masakan Nepal · cuisine of Nepal · Nepalese food · Nepali cuisine · Nepalese cuisine · Hidangan Nepal
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Masakan Nepal mengacu pada makanan yang dimakan di Nepal. Keragaman budaya dan geografis yang dimiliki Nepal telah menghasilkan berbagai masakan berdasarkan etnis, tanah dan iklim.
Dal-bhat-tarkari (bahasa Nepali: दाल भात तरकारी) adalah makanan pokok sehari-hari mayoritas rakyat Nepal. Dal adalah sup yang terbuat dari lentil dan rempah-rempah. Hidangan ini disajikan bersama biji-bijian rebus, bhat—biasanya nasi tapi kadang-kadang biji-bijian lainnya—dengan sayur kari yang disebut tarkari. Bumbu yang digunakan adalah chutney (चटनी) atau acar (achaar, अचार) dalam bentuk segar atau sudah difermentasi. Pelengkap lainnya yang menyertai mungkin berupa irisan lemon (nibuwa) atau jeruk nipis (kagati) dengan cabai hijau segar (hariyo khursani). Dhindo (ढिंडो) adalah makanan tradisional Nepal.
Rujukan bagian ini · revisi 29832508Masakan Khas dan Pahadi#
Dal-bhat-tarkari adalah makanan pokok yang dimakan dua kali sehari. Namun dengan lahan yang cocok untuk pertanaman padi untuk pasokan pendek, biji-bijian lainnya juga mendominasi. Gandum diolah menjadi roti datar tidak beragi (roti atau chapati). jagung (makai), buckwheat (fapar), jelai (jau), atau millet (kodo) diolah menjadi sajian mirip bubur (dhido atau ato). Tarkari dapat dibuat dari bayam dan sayuran segar (sag) yang difermentasi dan sayuran yang dikeringkan (gundruk atau sinki), lobak daikon (mula), kentang (alu), buncis (simi), tomat (golbeda), kembang kol (kauli), kubis (bandakopi), labu (farsi), dll.
Buah secara tradisional tumbuh di perbukitan seperti jeruk mandarin (suntala), jeruk purut (kagati), lemon (nibuwa), pir Asia (nashpati), dan bayberry (kaphal). Mangga (aap) tumbuh hingga ketinggian 800 meter dpl.
Rujukan bagian ini · revisi 29832508Masakan Himalaya#
Masakan Himalaya dipengaruhi oleh budaya Tibet dan terkait erat dengan kelompok-kelompok etnis di Himalaya dan Trans-Himalaya. Gandum, barley dan millet adalah biji-bijian yang toleran dengan musim dingin, sering diolah menjadi mi atau tsampa, yakni tepung dari biji-bijian. Teh mentega dibuat dengan mencampur mentega atau ghee dan garam ke dalam teh. Teh ini biasanya dicampur dengan tepung tsampa untuk membuat jenis makanan cepat saji, terutama yang dimakan saat bepergian.
Biji-bijian juga dibuat menjadi minuman beralkohol (lihat di bawah). Kentang adalah tanaman dan makanan pokok lainnya. Beras dalam jumlah besar diimpor dari dataran rendah. Daging yak dan mungkin yak-sapi (hibrida) serta susu mereka dapat digunakan. Daging sering dibuat sebagai momo.
Rujukan bagian ini · revisi 29832508Masakan Thakali#
Masakan Thakali kurang bersifat vegetarian dibandingkan masakan Pahari. Yak dan yak-sapi (hibrida) lokal yang dikenal sebagai Jhopa dikonsumsi oleh kasta yang lebih rendah. Semua kasta makan daging domba lokal yang disebut Bheda dan Chyangra atau Chiru yang diimpor dari Tibet. Daging diiris tipis dan dikeringkan dekat api untuk memasak. Sosis darah juga disiapkan dan dikeringkan. Daging yang dikeringkan ditambahkan ke dalam kari sayuran atau ditumis dalam ghee dan dicelupkan ke timur-ko-choup yang merupakan campuran dari bubuk cabai merah, lada Sichuan, garam dan bumbu herbal lokal. Campuran rempah-rempah ini juga digunakan untuk membumbui kentang atau telur yang direbus, digoreng atau dibuat omelet.
Masakan Thakali menggunakan gandum, barley, millet dan dal yang tumbuh di daerah setempat, serta beras, jagung dan dal yang diimpor dari dataran yang lebih rendah hingga ke selatan. Biji-bijian dapat digiling dan direbus menjadi bubur kental yang dimakan menggantikan nasi dengan dal. Sejenis dal bahkan terbuat dari daun buckwheat kering yang digiling. Biji-bijian dapat dipanggang sebagai makanan ringan. Orang Thakali juga mengikuti cara bangsa Tibet dalam mempersiapkan tsampa dan teh dengan mentega dan garam. Ghee digunakan dalam pembuatan teh dan juga sebagai minyak goreng.
Rujukan bagian ini · revisi 29832508Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q1194855 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2511797411. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan