Benda budaya · Indonesia

Nasi Campur

Nasi campur, atau nasi rames, adalah salah satu hidangan khas Suku Jawa. yang terdiri atas nasi putih yang dihidangkan dengan bermacam-macam lauk.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29922725. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Nasi Campur · Nasi rames · Nasi campur

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Nasi campur, atau nasi rames, adalah salah satu hidangan khas Suku Jawa. yang terdiri atas nasi putih yang dihidangkan dengan bermacam-macam lauk. Lauk yang digunakan di antaranya sambal goreng, abon, serundeng, tahu goreng, ikan goreng, telur, ayam goreng, dan lain-lain. Di setiap warung atau rumah makan memiliki variasi tersendiri dalam penyajian nasi campur. Hidangan ini sering dijual dalam bentuk bungkus kertas atau daun pisang.

Nasi campur, juga dikenal sebagai nasi rames atau ꦱꦼꦒꦕꦩ꧀ꦥꦸꦂ (sega campur) [s'gɔ tʃampur] di Jawa, mengacu pada hidangan Indonesia berupa sesendok nasi putih disertai dengan porsi kecil dari sejumlah hidangan lainnya, yang meliputi daging, sayuran, kacang tanah, telur, dan kerupuk udang.

Rujukan bagian ini · revisi 29922725
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Nasi campur, atau nasi rames, adalah salah satu hidangan khas Suku Jawa. yang terdiri atas nasi putih yang dihidangkan dengan bermacam-macam lauk. Lauk yang digunakan diantaranya sambal goreng, abon, serundeng, tahu goreng, ikan goreng, telur, ayam goreng, dan lain-lain. Di setiap warung atau rumah makan memiliki variasi tersendiri dalam penyajian nasi campur. Hidangan ini sering dijual dalam bentuk bungkus kertas atau daun pisang.

Nasi campur, juga dikenal sebagai nasi rames atau ꦱꦼꦒꦕꦩ꧀ꦥꦸꦂ (sega campur) [s'gɔ tʃampur] di Jawa, mengacu pada hidangan Indonesia berupa sesendok nasi putih disertai dengan porsi kecil dari sejumlah hidangan lainnya, yang meliputi daging, sayuran, kacang tanah, telur, dan kerupuk udang.

Ragam#

Nasi campur adalah hidangan yang mudah ditemui di berbagai tempat di Indonesia dengan variasi regional. Tidak ada aturan pasti, resep, atau definisi tentang nasi campur, karena orang Indonesia dan sebagian besar orang Asia Tenggara umumnya mengonsumsi nasi kukus yang dikelilingi lauk-pauk yang terdiri dari sayuran dan daging. Akibatnya, pertanyaan tentang asal atau resep menjadi kabur. Namun, nasi campur umumnya dianggap sebagai nasi kukus yang dikelilingi dengan hidangan yang mungkin terdiri dari sayuran dan daging, disajikan dalam porsi pribadi, berbeda dengan tumpeng yang disajikan dalam porsi kolektif yang lebih besar yang disajikan dalam jamuan makan kolonial yang mewah.

Ada beberapa variasi lokal di seluruh Asia Tenggara dari Jawa, Bali, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, dan Kolonial Indonesia hingga nasi campur versi Tionghoa Indonesia. Di masyarakat Minangkabau, nasi campur juga disebut nasi padang dan menonjol terutama di wilayah Sumatera.

Rujukan bagian ini · revisi 29922725

Bali#

Di Bali, nasi campur yang disebut nasi campur Bali atau hanya nasi Bali adalah favorit para wisatawan. Nasi campur versi Bali ini mungkin adalah versi yang paling terkenal secara internasional, sebagian besar karena "faktor Bali", popularitas Bali sebagai resor pulau di antara pengunjung internasional. Rasa dari nasi campur Bali sesuai dengan khas lokal, diselingi oleh basa genep, campuran rempah khas Bali yang digunakan sebagai bahan dasar untuk banyak hidangan kari dan sayuran.

Nasi campur sering dijual oleh pedagang kaki lima, dibungkus dengan daun pisang. Sebagai pulau mayoritas Hindu, versi Bali mungkin menambahkan lawar dan babi guling dalam menu nasi campur mereka. Meski demikian, versi halal tersedia dengan ayam betutu, sate lilit, dan telur sebagai pelengkap nasi.

Rujukan bagian ini · revisi 29922725

Jawa#

Di Jawa, nasi campur sering disebut nasi rames, dan berbagai variasi tersedia di seluruh Kota dengan terkenal nya Warung Tegal yang menjual nasi campur khas jawa. Salah satu hidangan yang biasa ditemukan di nasi campur Jawa adalah mie goreng. Kombinasi yang dikenal sebagai nasi rames adalah hidangan yang dibuat di Jawa Timur selama Perang Dunia II oleh koki Indo (Eurasia) Truus Van der Capellen dan Mazim Mahendra, yang mengelola dapur umum Surabaya selama dan setelah masa pendudukan Jepang. Kemudian dia membuka restoran di Belanda dan membuat hidangan itu sama populernya di sana.

Di Yogyakarta, nasi campur versi Jawa disebut nasi ingkung, yang terdiri dari hidangan ayam utuh yang disebut ayam ingkung, urapan kasultan, perkedel, empal gapit, sate tusuk jiwo, dan nasi tumpeng.

Rujukan bagian ini · revisi 29922725

Sumber dan cakupan

Nasi campur

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q3273951 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2498692887. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan