Benda budaya · Indonesia

Nasi kuning (Indonesia)

Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29858163. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Nasi kuning (Indonesia) · Naskun · Nasning · nasi kunyit · nasi kuning

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Penambahan bumbu-bumbu dan santan membuat nasi kuning lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning merupakan hidangan khas Indonesia yang biasanya disajikan dalam acara-acara penting seperti perayaan ulang tahun, syukuran, dan pesta pernikahan. Selain sebagai hidangan tradisional, nasi kuning juga mulai diolah menjadi produk makanan beku oleh pelaku UMKM, untuk menjangkau pasar rumahan dan retail modern.

Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan berbagai lauk-pauk khas Indonesia. Nasi kuning sering disajikan dalam bentuk tumpeng, yaitu nasi yang dibentuk kerucut dan dikelilingi oleh berbagai lauk-pauk, sebagai simbol syukur dalam berbagai perayaan dan upacara adat di Indonesia.

Rujukan bagian ini · revisi 29858163

Nasi Kuning di Mancanegara#

Selain di Indonesia, variasi nasi kuning juga ada di Malaysia. Di Terengganu, nasi kuning disajikan dengan gulai ikan tongkol, sementara di Sabah, nasi kuning dipadukan dengan sambal ikan tongkol.

Di Filipina, hidangan nasi kuning ada di Mindanao, khususnya di kalangan Suku Maranao, yang dikenal sebagai kuning. Hidangan serupa juga ditemukan dalam hidangan Sri Lanka yang dikenal sebagai kaha buth.

Rujukan bagian ini · revisi 29858163

Proses Pembuatan#

Proses pembuatan nasi kuning diawali dengan mencuci dan merendam beras, kemudian dimasak bersama santan, kunyit, daun salam, serai, dan garam menggunakan metode pengukusan atau menggunakan penanak nasi hingga matang. Setelah matang, nasi diaduk agar teksturnya merata sebelum disajikan. Nasi kuning umumnya disajikan dengan berbagai lauk pendamping, seperti ayam goreng, telur dadar, kering tempe, abon, dan sambal goreng, serta dilengkapi dengan irisan mentimun dan kerupuk.

Rujukan bagian ini · revisi 29858163

Makna Filosofis#

Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, di samping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan oleh masyarakat Indonesia.

Rujukan bagian ini · revisi 29858163

Sumber dan cakupan

Nasi kuning (Indonesia)

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q3269818 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2539442431. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan