Komunitas budaya · Belum dipetakan

orang Wai Apu

Suku Wai Apu merupakan salah satu kelompok etnis yang mendiami Pulau Buru, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Masyarakat suku Wai Apu pada umumnya bermukim di wilayah Kecamatan Buru Utara Timur yang saat ini dipecah menjadi empat kecamatan yakni Namlea, Waplau, Waeapo, dan Batabual.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-14

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 30023024. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Komunitas budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

orang Wai Apu · Wai Apu people · Suku Wai Apu

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks kelompok#

Suku Wai Apu merupakan salah satu kelompok etnis yang mendiami Pulau Buru, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Masyarakat suku Wai Apu pada umumnya bermukim di wilayah Kecamatan Buru Utara Timur yang saat ini dipecah menjadi empat kecamatan yakni Namlea, Waplau, Waeapo, dan Batabual.

Menurut catatan tim penelitian dari Departemen Sosial pada tahun 1971, jumlah penduduk suku Wai Apu sekitar + 3.691 jiwa, dan mereka pada waktu itu dikategorikan sebagai salah satu kelompok "masyarakat terasing". Dalam perkembangannya, pada tahun 1985 jumlah penduduk di kecamatan mereka tinggal berjumlah 44.048 jiwa, termasuk jumlah mereka di dalamnya, tetapi jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Kini, masyarakat Pulau Buru pada umumnya telah banyak berubah dan orang Wai Apu sendiri diperkirakan telah mengalami perubahan.

Rujukan bagian ini · revisi 30023024

Asal-usul#

Suku Wai Apu merupakan salah satu kelompok penduduk asal Pulau Buru, di mana secara keseluruhan sering disebut sebagai orang Alifuru. Orang Alifuru merupakan sebutan untuk sub Ras Melanesia yang pertama mendiami Pulau Seram dan menyebar ke pulau-pulau lain yang ada di Maluku. Adapun Alifuru berasal dari kata alif dan uru. Kata alif adalah abjad Arab yang pertama, sedangkan kata uru’ berasal dari Bahasa Tana yang artinya "orang". Secara harfiah, Alifuru artinya "orang pertama". Orang Alifuru ini terdiri dari aneka ragam puak, yang tidak kurang dari 36 buah puak dan masing-masing memiliki tradisi dan bahasa yang berbeda sama sekali. Sumber lain menyebutkan bahwa keseluruhan bahasa tadi disebut bahasa Buru sebagai salah satu dari 10 kelompok bahasa terbesar di Kepulauan Maluku yang keseluruhannya ada + 150 bahasa.

Rujukan bagian ini · revisi 30023024
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Suku Wai Apu merupakan salah satu kelompok penduduk asal Pulau Buru, dimana secara keseluruhan sering disebut sebagai orang Alifuru. Orang Alifuru merupakan sebutan untuk sub Ras Melanesia yang pertama mendiami Pulau Seram dan menyebar ke pulau-pulau lain yang ada di Maluku. Adapun Alifuru berasal dari kata alif dan uru. Kata alif adalah abjad Arab yang pertama, sedangkan kata uru’ berasal dari Bahasa Tana yang artinya "orang". Secara harfiah, Alifuru artinya "orang pertama". Orang Alifuru ini terdiri dari aneka ragam puak, yang tidak kurang dari 36 buah puak dan masing-masing memiliki tradisi dan bahasa yang berbeda sama sekali. Sumber lain menyebutkan bahwa keseluruhan bahasa tadi disebut bahasa Buru sebagai salah satu dari 10 kelompok bahasa terbesar di Kepulauan Maluku yang keseluruhannya ada + 150 bahasa.

Sistem religi#

Bupolo merupakan nama awal Pulau Buru menurut bahasa Buru, sedangkan waekolo adalah nama kelompok kekerabatan (noro atau soa) yang menyatakan diri sebagai penunggu atau Geba Eptugu (geba = orang, eptugu = penunggu) di pusat Pulau Buru. Pusat Pulau Buru dengan Gunung Date dan Danau Rana sendiri adalah milik seluruh orang Bupolo. Geba Bupolo membagi penduduk menjadi lima, yaitu: Geba Fuka Bupolo yang mendiami daerah pengunungan, Geba Fuka Unen yang tinggal di sentral pulau (sekitar Danau Rana dan Gunung Date), Geba Fuka Fahan yang tinggal di lereng-lereng pengunungan, Geba Masin yang tinggal di daerah pesisir pantai, serta Geba Alakton ataupun Geba Masnit yang merupakan berbagai macam kelompok keturunan asing, seperti: Arab dan China. Kelompok atau etnis yang terakhir ini mendiami Pulau Buru karena minyak kayu putih dan damar.

Orang Bupolo memandang kosmologi mereka dengan istilah Bumilale. Istilah ini digunakan untuk menyebutkan Gunung Date dan Danau Rana sebagai pusat dari kediaman komunitas Bupolo. Bumilale berarti tanah besar ataupun tanah luas. Istilah ini menandai sebuah kebesaran daerah dibandingkan daerah lainnya. Karena nilai kebesaran, sentral, dan asal-usul manusia di Pulau Buru terkandung dalam Bumilale, maka muncul kepercayaan diri yang kuat dan bangga atas identitas diri mereka sebagai orang-orang Bumilale. Selain Bumilale dianggap yang paling indah, Bumilale juga dapat dikatakan sebagai "tanah madu" atau tanah yang paling baik dibandingkan dengan yang pulau yang lainnya.

Rujukan bagian ini · revisi 30023024

Sumber dan cakupan

Suku Wai Apu

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-14.

Artikel tentang kelompok dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua anggota atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q65211359 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2301490603. Identitas P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua anggota. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan