Benda budaya · Indonesia

Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang, Sumatera Selatan. Pempek terbuat dari daging tenggiri atau gabus yang digiling lembut, dicampur tepung kanji atau tepung sagu, serta dengan bahan-bahan lain seperti telur, bawang putih halus, penyedap rasa, dan garam.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29964783. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Pempek · Empek-empek · Satu Adonan Aneka Rupa · Pempek Palembang · Kelesan

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Pempek adalah makanan khas Palembang, Sumatera Selatan. Pempek terbuat dari daging tenggiri atau gabus yang digiling lembut, dicampur tepung kanji atau tepung sagu, serta dengan bahan-bahan lain seperti telur, bawang putih halus, penyedap rasa, dan garam. Pempek biasanya disajikan dengan kuah yang disebut cuko yang terasa asam, manis, dan pedas.

Selain di Palembang, pempek juga dapat ditemukan di berbagai daerah di luar Palembang, baik yang dibuat oleh pendatang asal Palembang maupun masyarakat lokal. Pempek juga dikenal luas sebagai salah satu ikon kuliner Indonesia yang telah diperkenalkan dalam berbagai festival makanan, acara diplomasi budaya, serta menjadi hidangan yang mewakili Indonesia di kancah internasional.

Rujukan bagian ini · revisi 29964783

Sejarah#

Pempek mempunyai sejarah yang unik dan tidak dapat dilepaskan dari masuknya para perantau Tionghoa ke Palembang semasa pemerintahan Kesultanan Palembang Darussalam ketika dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin II pada abad ke-16 Masehi. Berdasarkan cerita masyarakat, pempek dijual keliling kota oleh seseorang asal Tionghoa yang sering dipanggil Apek di kisaran tahun 1617 M. Apek yang tinggal di pinggiran Sungai Musi dan memiliki ide untuk memanfaatkan potensi ikan yang melimpah, dengan mengolahnya menjadi makanan selain digulai dan digoreng. Akhirnya, Apek mengolah ikan hasil tangkapannya dan mencampurnya dengan tepung. Mirip dengan makanan bakso yang dibawa pedagang Tiongkok ke Palembang. Setelah itu, Apek pun berkeliling menjual produk hasil buatannya yang pada saat itu belum memiliki nama. Saat ada yang ingin membeli, mereka akan memanggil Apek dengan ujung namanya saja, yaitu "peek,... peek", hingga akhirnya menjadi asal mula nama pempek. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa sejarah pempek melibatkan akulturasi kebudayaan kuliner dari Tiongkok.

Pempek sendiri adalah adaptasi Palembang dari ngo hiang dan kekkian, yang sama-sama merupakan makanan olahan dari ikan. Namun, alih-alih disajikan dalam sup atau digoreng saja, pempek terkenal akan cuko, yaitu saus dengan rasa manis, asam, dan pedas.

Rujukan bagian ini · revisi 29964783

Bahan-bahan#

Pada awalnya pempek dibuat dari daging ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahal harga ikan belida (hingga ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi pada tahun 2021 ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Pada perkembangan selanjutnya, beberapa jenis ikan sungai lainnya juga dapat digunakan, misalnya ikan putak, toman, dan kehung. Dipakai juga jenis ikan laut seperti tenggiri, kakap merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Ada juga yang menggunakan ikan sarden, ikan lele, serta ikan tuna putih.

Rujukan bagian ini · revisi 29964783

Jenis-jenis#

Jenis pempek yang terkenal adalah "pempek kapal selam", yaitu pempek yang diisi dengan telur ayam dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain, seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama "ada'an"), pempek kulit ikan, pempek pistel (berisi irisan pepaya muda rebus yang sudah ditumis dan dibumbui), pempek telur kecil, pempek tahu, pempek tunu, pempek dos, dan pempek keriting.

Dari satu adonan pempek, ada banyak makanan yang bisa dihasilkan, bergantung baik pada komposisi maupun proses pengolahan akhir dan pola penyajian. Di antaranya adalah laksan, tekwan, model, celimpungan dan lenggang. Laksan dan celimpungan disajikan dalam kuah yang mengandung santan; sedangkan model dan tekwan disajikan dalam kuah berisi kepingan jamur kuping, kepala udang, bengkuang, serta ditaburi irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng dan bumbu lainnya. Varian baru juga sudah mulai dibuat orang, misalnya saja kreasi pempek keju, pempek baso sapi, pempek sosis, serta pempek lenggang keju yang dipanggang di wajan anti lengket.

Rujukan bagian ini · revisi 29964783

Sumber dan cakupan

Pempek

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q4200659 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2499608654. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan