Benda budaya · Belum dipetakan

Avial

Avial atau aviyal (Malayalam: അവിയല്‍, diucapkan [aʋijal]) adalah hidangan India yang berasal dari Kerala, India. Hidangan ini berupa semur kental yang terdiri dari 13 jenis sayuran yang ditemukan di Ghat Barat dan kelapa, dibumbui dengan minyak kelapa dan daun kari.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29496477. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Avial · Nama lain belum tercatat dalam profil ini.

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Avial atau aviyal (Malayalam: അവിയല്‍, diucapkan [aʋijal]) adalah hidangan India yang berasal dari Kerala, India. Hidangan ini berupa semur kental yang terdiri dari 13 jenis sayuran yang ditemukan di Ghat Barat dan kelapa, dibumbui dengan minyak kelapa dan daun kari. Avial adalah hidangan penting di Kerala (oonu dalam bahasa Malayalam) dan juga disajikan India Selatan. Jika menyebutkan 'sesuatu adalah avial' maka itu adalah ungkapan umum yang terkait dengan keadaan berantakan.

Wilayah Travancore bagian tengah memiliki variasi avial yang sedikit berbeda dengan kuah encer; di mana avial klasik berkuah kental.

Rujukan bagian ini · revisi 29496477
Baca teks sumber bahasa Indonesia

Avial atau aviyal (Malayalam: അവിയല്‍, diucapkan [aʋijal]) adalah hidangan India yang berasal dari Kerala, India. Hidangan ini berupa semur kental yang terdiri dari 13 jenis sayuran yang ditemukan di Ghat Barat dan kelapa, dibumbui dengan minyak kelapa dan daun kari. Avial adalah hidangan penting di Kerala (oonu dalam bahasa Malayalam) dan juga disajikan India Selatan. Jika menyebutkan 'sesuatu adalah avial' maka itu adalah ungkapan umum yang terkait dengan keadaan berantakan.

Wilayah Travancore bagian tengah memiliki variasi avial yang sedikit berbeda dengan kuah encer; dimana avial klasik berkuah kental.

Bahan-bahan#

Secara umum, sayuran yang digunakan dalam avial adalah yang renyah, seperti ubi gajah, pisang raja, labu air, wortel, kacang buncis, terong, mentimun, kelor, labu ular, dan kacang fava, dan lainnya. Sayuran ini adalah bahan-bahan yang baru ditambahkan, sedangkan avial di Kozhikode hanya menggunakan pare. Avial di Kollam juga menambahkan tomat di adonannya. Sementara itu, sebagian orang ada yang menggunakan dadih atau menggantinya dengan mangga mentah atau bubur asam jawa yang diubah menjadi saus kental atau dijadikan lauk pendamping yang agak kering. Makanan ini umumnya dimakan bersama nasi.

Rujukan bagian ini · revisi 29496477

Mitologi#

Avial diyakini berasal dari prajurit Bhima selama masa pengasingan. Menurut legenda, ketika Ballava (nama lama Bhima) mulai bertugas sebagai juru masak di dapur Virata, dia tidak tahu cara memasak. Salah satu hal pertama yang dia lakukan adalah memotong banyak sayuran berbeda, merebusnya bersama-sama dan menambahkan kelapa parut di atasnya. Terdapat variasi mitologis. Konon, Bhima menyiapkan Avial ketika Raja Virata kedatangan tamu tak terduga dan perlu menyajikan makanan untuk mereka. Tidak ada cukup sayuran untuk memasak satu resep pun sebagai hidangan pendamping, jadi Bheema menggunakan sayuran apa pun yang tersedia untuk membuat hidangan baru, yang kemudian dikenal sebagai Avial.

Versi naratif lainnya berkaitan dengan upaya yang dilakukan oleh Kaurawa untuk membunuh Bhima. Setelah meracuni Bhima, Kaurawa mengikat Bhima dan melemparkannya ke dalam air. Kaurava juga menyampaikan bahwa mereka melihat Bhima tenggelam di air. Setelah masa berkabung berakhir, pesta pemakaman direncanakan dan persiapannya sedang berlangsung. Tanpa diduga, Bhima muncul dari air, diselamatkan oleh suku Naga . Dengan demikian, persiapan untuk pesta tersebut dibatalkan. Namun, Bhima tidak senang dengan keputusan ini, dan memutuskan untuk mencampur semua sayuran untuk menyiapkan hidangan baru yang kemudian menjadi populer sebagai Avial.

Rujukan bagian ini · revisi 29496477

Sumber dan cakupan

Avial

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q951525 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2535628372. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan