
Nama dan identitas
Bakkut Teh · bak kut teh · Bak kut teh
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Bak Kut Teh (juga dieja Bah Kut Teh, disingkat BKT; Hanzi: 肉骨茶) adalah masakan khas Tionghoa yang populer di Singapura dan Malaysia. Bak Kut Teh diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin sebagai "rou gu cha" yang berarti tulang daging. Hidangan ini diperkenalkan oleh para kuli dari Fujian, Tiongkok, pada sekitar abad ke-19. Di Indonesia, Bak Kut Teh juga telah populer dalam kalangan Tionghoa di Kepulauan Riau karena lokasinya yang dekat dengan Malaysia.
Rujukan bagian ini · revisi 29796678Sejarah#
Bak Kut Teh dikenal sebagai makanan yang dibawa oleh para kuli dari Tiongkok. Para kuli tersebut bekerja sebagai buruh pelabuhan, membawa barang dari kapal dengan menerima upah sesuai barang yang mereka bawa. Untuk mengisi kembali energi mereka, para kuli tersebut membuat makanan yang terbuat dari iga babi dan usus babi dengan ramuan dan rempah obat tradisional Tiongkok, termasuk adas bintang, kayu manis, cengkeh, angelica, dan bawang putih. Iga dan usus babi digunakan karena bagian tersebut lebih murah dibandingkan bagian lain. Para kuli tersebut menyantap Bak Kut Teh dengan semangkuk nasi dan teh Tiongkok yang diseduh.
Klang, Malaysia, dianggap sebagai tempat kelahiran makanan Bak Kut Teh yang dibawa oleh para pendatang dari Tiongkok. Sebagaian besar dari pendatang tersebut beretnis Hokkien. Mereka banyak berdatangan selama periode pra-kolonial Inggris pada akhir abad ke-19.
Rujukan bagian ini · revisi 29796678Varian#
Pertama, varian Hokkien/Fujian Bak Kut Teh. Varian ini secara umum berwarna lebih gelap karena selain dibuat dengan herbal dan rempah, ada tambahan saus soya. Di Singapura, Hokkien Bak Kut Teh biasa dijual di area Hokkien Street di mana banyak Chinese Hokkien tinggal sejak tahun 1950-an.
Kedua, varian Teochew ak Kut Teh. Varian ini banyak dijual di Clarke Quay dan River Valley area setelah Perang Dunia II di mana ada banyak pekerja Teochew dan Hokkien. Supnya terbuat dari rebusan tulang babi dengan bawang putih dan merica. Variasi Teochew inilah yang populer dan banyak ditemukan di Singapura saat ini.
Rujukan bagian ini · revisi 29796678Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q983160 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2503409733. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan