
Nama dan identitas
Hidangan Arab Saudi · cuisine of Saudi Arabia · Saudi cuisine · Saudi Arabian food · Saudi Arabian cuisine
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Hidangan Arab Saudi dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti iklim, sejarah, dan aturan negara Arab Saudi sendiri sebagai negara Islam. Dengan iklim gurunnya, Arab Saudi memiliki hidangan yang beraneka ragam dan rasa. Gaya hidup nomaden di masa lalu juga tecermin pada hidangan tradisionalnya, seperti rempah-rempah, beras basmati, kurma kering, dan jeruk limau hitam kering musky. Bahan-bahan tersebut tahan lama dan mudah dibawa dalam perjalanan jauh. Selain itu, sebagai negara Islam, beberapa hidangan tidak tersedia di Arab Saudi. Salah satunya adalah alkohol.
Rujukan bagian ini · revisi 28924594Kebiasaan makan#
Untuk sarapan, masyarakat Arab Saudi memilih hidangan yang simpel. Mereka meminum qahwa (minuman dari biji kopi yang disangrai dengan campuran kapulaga dan diberi tambahan safron serta kadang-kadang cengkeh) dan memakan kurma, roti dengan keju, dan lain sebagainya. Ketika makan siang, masyarakat Arab Saudi akan memakan hidangan yang lebih berat. Di antaranya adalah kabsah, daging bakar, ayam panggang, saus salsa dengan aroma yang tajam, atau ikan dengan nasi. Untuk makan malam, mereka akan mengonsumsi hidangan yang ringan, seperti salad cincang atau sup hangat.
Rujukan bagian ini · revisi 28924594Daftar makanan#
Makanan ini dibuat dengan cara meletakkan daging domba ke dalam lubang yang dilapisi arang dan daun pohon marakh. Setelah itu, lubang ditutup dengan kain tebal dan daging dimasak selama dua sampai tiga jam.
Rujukan bagian ini · revisi 28924594Syariat Islam#
Arab Saudi adalah negara Islam. Sistem pemerintahan, konstitusi, dan sistem hukumnya menggunakan aturan Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah Muhammad. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Arab Saudi melarang impor dan ekspor alkohol dan daging babi serta produk yang mengandung daging babi.
Salah satu dalil dari Al-Qur'an yang menunjukkan larangan meminum alkohol adalah surah al-Maidah ayat 90. Pada ayat tersebut, disebutkan bahwa khamar termasuk perbuatan setan dan diperintahkan untuk menjauhinya. Khamar adalah setiap minuman yang memabukkan dan tidak terbatas pada bahan-bahan tertentu.
Rujukan bagian ini · revisi 28924594Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q4119764 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2499225360. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan