Benda budaya · Belum dipetakan

Lontong

Lontong adalah makanan yang dibuat dari beras, dibungkus dengan daun pisang, kemudian direbus sampai matang.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 27223309. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Lontong · buras · sompil · lontong

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Lontong adalah makanan yang dibuat dari beras, dibungkus dengan daun pisang, kemudian direbus sampai matang.

Lontong berkembang melalui masyarakat Jawa. Namun terdapat sebuah teori lain yang mengatakan lontong versi isian sayuran dan ayam (arem-arem) adaptasi lokal dari bakcang Tionghoa tapi dimodifikasi halal dan berbentuk silindris panjang pasca masuknya Islam ke tanah Jawa. Makanan ini biasanya disajikan dengan sate, rendang, opor ayam, tahu masak dan gulai kambing, dan biasanya dibuat ketika menjelang 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri sebagai hidangan lebaran.

Rujukan bagian ini · revisi 27223309

Proses Pembuatan#

Proses pembuatan lontong diawali dengan mencuci beras hingga bersih, lalu merendamnya selama 2–3 jam agar teksturnya lebih padat setelah dimasak. Sementara itu, daun pisang dipotong dengan ukuran sekitar 20–25 cm dan dilayukan di atas api kecil agar lebih lentur. Daun yang telah dilayukan kemudian digulung membentuk tabung silinder dengan diameter sekitar 3–4 cm, lalu salah satu ujungnya disemat dengan lidi atau staples. Beras yang telah ditiriskan dimasukkan ke dalam tabung daun pisang hingga mencapai ⅔ bagian, kemudian ujung lainnya ditutup kembali. Lontong yang telah dibungkus disusun secara berdiri dalam panci besar dan direndam dalam air, lalu direbus dengan api sedang selama 4–5 jam. Selama proses perebusan, air harus selalu dipastikan cukup agar lontong matang secara merata. Setelah matang, lontong diangkat, ditiriskan, dan didinginkan agar teksturnya lebih padat saat dipotong. Lontong yang telah siap dapat disajikan dengan berbagai hidangan pendamping seperti sayur lodeh, opor ayam, sate, atau gulai.

Rujukan bagian ini · revisi 27223309

Sumber dan cakupan

Lontong

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q1683716 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2516694432. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan