Benda budaya · Indonesia

Mi celor

Mi celor adalah hidangan mi yang berasal dari Jambi dan Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Kata "celor" dalam bahasa Melayu Palembang bermakna direndam ke dalam air panas (seduh), kemudian mi dicampur kuah santan dan kaldu udang yang kental dan gurih dan disajikan dengan pelengkap seperti telur rebus, tauge, dan kucai.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29382465. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Mi celor · Mie celor

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Mi celor adalah hidangan mi yang berasal dari Jambi dan Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Kata "celor" dalam bahasa Melayu Palembang bermakna direndam ke dalam air panas (seduh), kemudian mi dicampur kuah santan dan kaldu udang yang kental dan gurih dan disajikan dengan pelengkap seperti telur rebus, tauge, dan kucai. Ukuran mi yang digunakan lebih besar daripada mi pada umumnya, seperti mi aceh atau udon dari Jepang. Mi celor yang digunakan biasanya adalah mi kuning atau mi telur.

Rujukan bagian ini · revisi 29382465

Asal-usul#

Asal-usul mi celor tidak diketahui dengan pasti, tapi diketahui bahwa mi berasal dari Tionghoa, bisa jadi mi celor adalah perpaduan dari hidangan Melayu dan Tionghoa. Kata "celor" dalam bahasa Melayu dialek Palembang artinya dicelup-celupkan ke dalam air panas. Hal ini merujuk ke cara penyajian mi yang dicelupkan ke air panas sebelum dihidangkan.

Rujukan bagian ini · revisi 29382465

Penyajian#

Mi celor menggunakan mi kuning atau mi telur. Ukuran mi besar dan lebar seperti mi yang digunakan untuk mi aceh atau udon. Mi dicelup sebentar ke air panas agar teksturnya lebih lembut lalu disiram kuah kental. Mi dengan kuah kental ini mirip dengan lo mie dari Tiongkok. Kuah ini dibuat dengan kaldu yang berasal dari udang atau ebi, lalu dicampur dengan santan, susu, tepung terigu, dan bumbu lainnya seperti merica, garam, gula, dan penyedap rasa, sehingga warnanya putih kekuningan dan teksturnya kental. Telur rebus, udang, ayam, kucai, dan tauge dapat ditambahkan sebagai pelengkap. Mi disajikan dalam keadaan panas dan dapat ditambahkan sambal, bawang goreng, dan irisan daun bawang.

Masyarakat Palembang pada umumnya mengonsumsi mi celor pada pagi hari untuk sarapan. Mi celor dapat dijumpai dengan mudah di kota Palembang, meski masih sulit ditemui di kota besar lainnya.

Rujukan bagian ini · revisi 29382465

Kandungan gizi#

Mi celor mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Hidangan ini dapat menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi. Protein didapatkan dari sejumlah pelengkap seperti udang, ayam, dan telur. Vitamin dan mineral didapat dari sayuran pelengkap.

Rujukan bagian ini · revisi 29382465

Sumber dan cakupan

Mi celor

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q4208661 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2476243182. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan