Benda budaya · Belum dipetakan

Tongseng

Tongseng (bahasa Jawa: ꦠꦺꦴꦁꦱꦺꦁ, translit. Tongsèng) adalah sejenis hidangan gulai daging berkuah dengan bumbu yang lebih kuat.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29396868. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Tongseng · tongseng

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Tongseng (bahasa Jawa: ꦠꦺꦴꦁꦱꦺꦁ, translit. Tongsèng) adalah sejenis hidangan gulai daging berkuah dengan bumbu yang lebih kuat. Tongseng pada umumnya menggunakan daging kambing, meskipun ada pula tongseng daging sapi, daging domba, atau daging kerbau. Sebagai tambahan, ke dalam kuah kental ini dimasukkan sayuran seperti kol, bawang putih, tomat, dan kecap manis. Bumbunya merupakan oseng-oseng atau tumisan yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, kecap, dan lada. Biasanya tongseng dijual bersamaan dengan sate kambing. Tongseng dianggap sebagai makanan khas di Kota Semarang serta Kota Surakarta, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa tongseng berasal dari Kecamatan Klego di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Ada pula variasi Tongseng daging suir tahu di Kebumen.

Rujukan bagian ini · revisi 29396868

Bahan dan cara memasak#

Istilah tongseng berasal dari sebuah kata Jawa osengan yang merujuk kepada cara masak "menumis". Istilah ini juga merujuk kepada bunyi "seng" yakni bunyi gesekan sodet terhadap wajan besi. tetapi kini ada pula tongseng yang dibuat dari daging ayam.Tongseng juga sangat cocok jika dibuat dengan menggunakan daging yang masih melekat pada tulang, terutama tulang iga dan tulang belakang. Meskipun demikian, biasanya di kedai tongseng, daging yang digunakan adalah daging sate kambing.

Hidangan sup berkuah ini menggunakan bumbu halus dari campuran bawang putih, bawang merah, lada hitam, jahe, ketumbar, lengkuas, daun salam, dan serai yang ditumis dengan minyak goreng hingga mengeluarkan aroma harum. Kemudian irisan daging yang telah dipotong dadu dimasukkan ke dalam wajan dan ditumis. Biasanya daging tongseng menggunakan sate kambing yang dilepaskan dari tusukannya. Kemudian ditambahkan kuah gulai, air asam jawa, dan kecap manis, daging direbus hingga masak. Setelah daging masak dan kuahnya berkurang, ditambahkanlah irisan kubis dan irisan tomat yang memberikan cita rasa segar dan renyah sayuran. Dalam kuah gulai biasanya sudah ditambahkan santan. Irisan cabai rawit ditambahkan untuk memberikan rasa pedas sesuai keinginan pemesannya.

Rujukan bagian ini · revisi 29396868

Sejarah#

Secara tradisional, tongseng dianggap sebagai hidangan perpaduan antara sate kambing dan gulai. Menurut pakar sejarah kuliner Indonesia, tongseng mulai muncul di Jawa pada kurun abad ke-18 sampai ke-19. Pada masa kolonial Belanda, terdapat arus imigrasi pendatang dari Arab dan warga Muslim India yang datang dan bermukim di Nusantara. Pendatang Arab ini menggemari daging kambing dan domba dalam hidangan mereka. Karena itulah beberapa hidangan Indonesia diduga dipengaruhi oleh tradisi kuliner Arab dan India Muslim yang datang ke Jawa. Salah satunya sate kambing, yang dipercaya merupakan adaptasi lokal dari kebab India Muslim, serta gulai yang merupakan adaptasi lokal dari hidangan berbasis kari yang dipengaruhi seni kuliner India.

Pada abad ke-19, di kawasan Jawa Tengah bagian selatan dikembangkan perkebunan tebu dan kemudian pabrik gula pun bermunculan. Selain gula pasir dari tebu, masyarakat Jawa sudah mengenal dan menggemari gula jawa yang juga banyak dihasilkan di wilayah itu. Produksi kecap pun berkembang di Jawa, kemudian masyarakat Jawa menghasilkan varian kecap manis yang merupakan campuran fermentasi kacang kedelai dan gula jawa. Kecap manis inilah yang menjadi bahan utama berpadu dengan bumbu kuah gulai yang gurih, ditambah kelezatan irisan daging kambing, serta kesegaran irisan kubis dan tomat.

Rujukan bagian ini · revisi 29396868

Sumber dan cakupan

Tongseng

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q4272202 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2503460084. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan