Pengetahuan dan keterampilan · Indonesia

Hidangan Indo

Hidangan Indo adalah sebuah hidangan campuran dan tradisi masakan, terutama yang ada di Indonesia dan Belanda, serta Belgia, Afrika Selatan dan Suriname. Masakan ini bercirikan hidangan campuran yang terdiri dari masakan asli Indonesia dengan pengaruh Eurasia—terutama Belanda, juga Portugis, Spanyol dan Inggris—dan sebaliknya.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah terkait menurut Wikidata: Indonesia·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 29832500. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Pengetahuan dan keterampilan · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Uraian dan sumber tersedia. Dokumentasi foto atau media belum tersedia dalam profil ini.

Nama dan identitas

Hidangan Indo · Eurasian cuisine of Indonesia · Indo cuisine

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Hidangan Indo adalah sebuah hidangan campuran dan tradisi masakan, terutama yang ada di Indonesia dan Belanda, serta Belgia, Afrika Selatan dan Suriname. Masakan ini bercirikan hidangan campuran yang terdiri dari masakan asli Indonesia dengan pengaruh Eurasia—terutama Belanda, juga Portugis, Spanyol dan Inggris—dan sebaliknya. Saat ini, tidak hanya masyarakat Indo yang mengkonsumsi masakan Indo, tetapi juga masyarakat Indonesia dan Belanda.

Rujukan bagian ini · revisi 29832500

Sejarah dan asal#

Keluarga kolonial Belanda melalui pembantu rumah tangga dan juru masak mereka mengenal masakan Indonesia, sebagai hasilnya mereka mengembangkan rasa rempah-rempah dan masakan tropis asli. Hidangan kolonial Hindia Belanda yang terkenal adalah rijsttafel, meja nasi yang terdiri dari 7 hingga 40 hidangan populer dari seluruh koloni. Lebih merupakan perjamuan mewah daripada hidangan, kolonial Belanda memperkenalkan meja nasi tidak hanya agar mereka dapat menikmati beragam hidangan dalam satu suasana, tetapi juga untuk mengesankan pengunjung dengan kelimpahan eksotik koloni mereka.

Melalui kolonialisme, Belanda memperkenalkan hidangan Eropa seperti roti, keju, steak panggang, dan panekuk. Sebagai penghasil tanaman komersial; kopi dan teh juga populer di Hindia Timur kolonial. Roti, mentega dan margarin, sandwich isi ham, keju atau selai buah, poffertjes, pannekoek dan keju Belanda biasa dikonsumsi oleh kolonial Belanda dan Indo pada masa kolonial. Beberapa ningrat (bangsawan) pribumi kelas atas dan beberapa pribumi terpelajar terpapar masakan Eropa, dan dijunjung tinggi sebagai masakan elit kelas atas masyarakat Hindia Belanda. Hal ini menyebabkan adopsi dan perpaduan masakan Eropa ke dalam masakan Indonesia. Beberapa hidangan yang diciptakan pada masa kolonial dipengaruhi Belanda: mereka termasuk selat solo (salad Solo), bistik jawa (steak daging Jawa), semur (dari smoor Belanda), sayur kacang merah (brenebon) dan sop buntut (sup buntut). Kue dan kue kering juga dapat dilacak asalnya dari pengaruh Belanda; seperti kue bolu (tart), kue pandan, lapis legit (spekkoek), spiku (lapis Surabaya), klappertaart (coconut tart), dan kaasstengels (kue keju).

Rujukan bagian ini · revisi 29832500

Sumber dan cakupan

Hidangan Indo

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q97279103 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2505466984. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan