
Nama dan identitas
Masakan Malagasi · cuisine of Madagascar · Malagasy food · Malagasy cuisine · Hidangan Madagaskar
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Hidangan Madagaskar mencakup banyak tradisi kuliner yang beragam di pulau Madagaskar di Samudra Hindia. Makanan yang disantap di Madagaskar mencerminkan pengaruh migran Asia Tenggara, Afrika, India, Tiongkok, dan Eropa yang telah menetap di pulau itu sejak pertama kali dihuni oleh pelaut dari Kalimantan antara tahun 100 dan 500 Masehi. Beras, bahan terpenting dalam pola makan Malagasi, dibudidayakan bersama umbi-umbian dan makanan pokok Asia Tenggara lainnya oleh para pemukim awal. Asupan makanan mereka juga didapat dari hasil berburu hewan liar yang memiliki andil terhadap kepunahan megafauna burung dan mamalia di Madagaskar. Sumber-sumber makanan tersebut kemudian terlengkapi dengan adanya daging dari sapi zebu yang diperkenalkan ke Madagaskar oleh migran Afrika Timur sekitar tahun 1000 Masehi.
Perdagangan yang dilakukan oleh pedagang Arab, India, dan transatlantik Eropa semakin memperkaya tradisi kuliner pulau itu dengan diperkenalkannya beragam buah, sayuran, dan bumbu baru.
Rujukan bagian ini · revisi 29008364Sebelum Tahun 1650#
Populasi terpusat pertama dari pemukim manusia muncul di sepanjang pesisir tenggara pulau, meskipun pendaratan pertama kemungkinan terjadi di pesisir utara. Setelah tiba, pemukim awal berlatih melakukan tavy (berladang, pertanian "tebas-bakar") dengan tujuan membersihkan hutan hujan primer guna keperluan budidaya tanaman. Mereka juga mengumpulkan madu, buah-buahan, telur burung, telur buaya, jamur, biji-bijian, dan umbi-umbian serta minuman beralkohol dari hasil fermentasi madu dan sari tebu.
Dalam konsep hidangan Madagaskar, hewan secara rutin diburu dan dijebak di hutan. Hewan buruan tersebut di antaranya seperti katak, ular, kadal, landak, tenrec, kura-kura, babi hutan, serangga, larva, burung, dan lemur. Para pemukim awal menemukan kekayaan megafauna Madagaskar yakni lemur raksasa, burung gajah, fossa raksasa, dan kuda nil Malagasi. Masyarakat Malagasi awal mungkin telah memakan telur dan terkadang daging Aepyornis maximus, burung terbesar di dunia yang masih tersebar luas di seluruh Madagaskar hingga abad ke-17.
Rujukan bagian ini · revisi 29008364Baca teks sumber bahasa Indonesia
Populasi terpusat pertama dari pemukim manusia muncul di sepanjang pesisir tenggara pulau, meskipun pendaratan pertama kemungkinan terjadi di pesisir utara. Setelah tiba, pemukim awal berlatih melakukan tavy (berladang, pertanian "tebas-bakar") dengan tujuan membersihkan hutan hujan primer guna keperluan budidaya tanaman. Mereka juga mengumpulkan madu, buah-buahan, telur burung, telur buaya, jamur, biji-bijian, dan umbi-umbian serta minuman beralkohol dari hasil fermentasi madu dan sari tebu.
Dalam konsep hidangan Madagaskar, hewan secara rutin diburu dan dijebak di hutan. Hewan buruan tersebut diantaranya seperti katak, ular, kadal, landak, tenrec, kura-kura, babi hutan, serangga, larva, burung, dan lemur. Para pemukim awal menemukan kekayaan megafauna Madagaskar yakni lemur raksasa, burung gajah, fossa raksasa, dan kuda nil Malagasi. Masyarakat Malagasi awal mungkin telah memakan telur dan terkadang daging Aepyornis maximus, burung terbesar di dunia yang masih tersebar luas di seluruh Madagaskar hingga abad ke-17.
Periode 1650–1800#
Maraknya perdagangan budak trans-Atlantik meningkatkan perdagangan maritim di pelabuhan Malagasi, termasuk juga bahan makanan. Pada tahun 1696, kapal dagang dengan tujuan akhir ke koloni-koloni Amerika dilaporkan membawa persediaan beras lokal Malagasi menuju Charleston, Carolina Selatan- sebuah kota di Amerika Serikat yang menjadikan biji-bijian sebagai basis industri perkebunan. Kapal dagang tersebut membawa hasil bumi dari Amerika—seperti ubi jalar, tomat, jagung, kacang tanah, tembakau, dan kacang lima— menuju Madagaskar pada abad ke-16 dan 17. Sementara itu, komoditas singkong baru memasuki Madagaskar, tepatnya di dekat Pulau Réunion selepas tahun 1735 dan dibawa oleh koloni Prancis.
Bahan-bahan makanan ini pertama kali dibudidayakan di daerah pesisir terdekat dari pelabuhan kedatangan. Namun, bahan tersebut segera menyebar ke seluruh pulau dan Hauts-Plateaux hanya dalam rentang waktu 100 tahun pasca pengenalan. Demikian pula, buah nanas dan jeruk (lemon, limau, dan jeruk) yang diperkenalkan di pelabuhan pesisir Malagasi. Buah kaya vitamin C tersebut awalnya dikonsumsi oleh pelaut untuk menangkal penyakit skorbut dalam perjalanan panjang lintas Atlantik. Setelah perjalanan itu, buah bervitamin C tersebut barulah mulai dibudidayakan oleh masyarakat lokal.
Rujukan bagian ini · revisi 29008364Periode 1800–1896#
Pada peralihan abad ke-19, Raja Andrianampoinimerina (1787–1810) berhasil menyatukan kelompok-kelompok Merina yang terpecah di bawah pemerintahannya. Raja Andrianampoinimerina kemudian menggunakan kelompok-kelompok tersebut sebagai budak dan buruh kerja paksa atas penggantian pajak yang tidak dapat dibayarkan. Secara sistematis, mereka bekerja untuk sawah irigasi di sekitar Antananarivo. Dengan cara ini, Andrianampoinimerina memastikan bahwa surplus biji-bijian dapat secara konsisten memberi makan seluruh penduduk dan mendukung upaya ekspor ke wilayah lain di pulau tersebut. Pasar didirikan di seluruh pulau guna dijadikan sebagai titik pusat perdagangan komoditas yang ditunjuk, seperti makanan laut, daging asap dan kering, jagung kering, garam, singkong kering, dan berbagai buah-buahan. Kue beras, termasuk mofo gasy () dan menakely () juga dijual oleh pedagang pasar.
Rujukan bagian ini · revisi 29008364Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q34160 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2527145627. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan