
Nama dan identitas
Pistiddu · Nama lain belum tercatat dalam profil ini.
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Pistiddu atau pistidda (jamak: pistiddus atau pistiddi) adalah kue kering kecil berbentuk setengah lingkaran yang diisi campuran madu dan sapa, yaitu anggur matang yang dikentalkan. Hidangan ini khas Sardinia tengah, terutama Dorgali, Oliena, dan Nuoro, serta muncul di meja pada hari raya seperti Tutti i Santi (1–2 November), Natal, dan pernikahan. Kulit luar terbuat dari adonan tepung terigu sederhana dengan lemak babi, isinya manis lengket dari madu liar gunung dan sapa yang harum anggur.
Pistiddu berasal dari daerah Barbagia dan Ogliastra. Dulu, madu liar dari lebah gunung Sovramonte dan sapa dari kebun anggur kecil jadi bahan yang selalu tersedia. Adonan dibuat tipis seperti kulit ravioli, diisi satu sendok penuh campuran madu-sapa yang sudah dicampur sedikit tepung agar tidak bocor, lalu dilipat setengah lingkaran dan pinggirnya ditekan dengan garpu. Kue digoreng sebentar di lemak babi atau dipanggang hingga keemasan, kemudian sering ditaburi gula halus atau dibiarkan polos.
Di Dorgali, pistiddu masih dibuat secara turun-temurun. Prosesnya cukup memakan waktu: sapa direbus berjam-jam hingga tinggal separuh dan berwarna karamel gelap, lalu dicampur madu murni dari lebah liar. Aroma madu yang kuat bercampur anggur langsung memenuhi rumah saat adonan digilas di atas meja kayu besar. Kue yang sudah jadi disusun rapi di nampan anyaman, ditutup kain linen putih, dan dibiarkan semalaman agar isinya meresap ke kulit.
Pistiddu merupakan makanan yang biasa dibawa ke dalam keranjang anyaman saat berkunjung ke rumah sanak saudara pada hari raya. Di Nuoro atau Orgosolo, saat misa Tutti i Santi selesai, meja-meja di halaman rumah penuh dengan pistiddus, papassinus, dan segelas vernaccia manis.
Rasa pistiddu sangat khas Sardinia; manisnya madu liar yang agak pahit di akhir, harum anggur dari sapa, dan kulit goreng yang renyah. Di luar Sardinia, orang sering menganggapnya mirip seadas, padahal seadas diisi keju segar dan diguyur madu, sedangkan pistiddu diisi madu-sapa dan sapa sejak awal. Di Dorgali atau Oliena, nampan pistiddu masih diletakkan di tengah meja saat keluarga besar berkumpul.
Rujukan bagian ini · revisi 29460806Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q3905790 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2436966158. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan