Benda budaya · Belum dipetakan

Plasenta (botani)

Kue plasenta adalah hidangan dari Yunani dan Romawi kuno yang terdiri atas banyak lapisan adonan yang diselingi campuran keju (seperti ricotta) dan madu, diberi aroma daun salam, kemudian dipanggang dan dilapisi madu. Hidangan penutup ini disebutkan dalam teks-teks klasik seperti puisi Yunani karya Archestratos dan Antiphanes, serta dalam De agri cultura karya Cato yang Tua.

Profil budaya · adaptasi sumberWilayah belum dipetakan. Baca keterangannya dalam uraian sumber.·Sumber per 2026-10-15

Dasar ringkasan: Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi 28724164. Keterangan mengikuti cakupan dokumentasi sumber.

Benda budaya · Jelajahi bidang ini · Rujukan, lisensi, dan batas pemeriksaan · Tautan ringkasan

Nama dan identitas

Plasenta (botani) · Placenta cake · Kue plasenta

Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.

Identitas dan konteks budaya#

Kue plasenta adalah hidangan dari Yunani dan Romawi kuno yang terdiri atas banyak lapisan adonan yang diselingi campuran keju (seperti ricotta) dan madu, diberi aroma daun salam, kemudian dipanggang dan dilapisi madu. Hidangan penutup ini disebutkan dalam teks-teks klasik seperti puisi Yunani karya Archestratos dan Antiphanes, serta dalam De agri cultura karya Cato yang Tua. Kue ini diyakini memiliki hubungan dengan baklava.

Rujukan bagian ini · revisi 28724164

Nama#

Kata Latin placenta berasal dari bahasa Yunani plakous (Yunani Kuno: πλακοῦς, bentuk genitif πλακοῦντος – plakountos, dari πλακόεις – plakoeis, yang berarti "datar"), yang digunakan untuk menyebut roti tipis atau berlapis.

Rujukan bagian ini · revisi 28724164

Sejarah#

Sebagian besar sumber menyebut bahwa placenta, dan kemungkinan juga baklava, berasal dari resep Yunani Kuno. Odyssey karya Homer, yang ditulis sekitar tahun 800 SM, menyebutkan roti tipis yang diberi pemanis dari kenari dan madu.

Penyebutan awal plakous sebagai hidangan penutup (atau makanan manis setelah santapan utama) ditemukan dalam puisi-puisi karya Archestratos. Ia menggambarkan plakous disajikan bersama kacang-kacangan dan buah kering, serta memuji versi plakous khas Athena yang dilapisi madu. Kemudian, pada tahun 160 SM, Cato yang Tua menuliskan resep placenta dalam karyanya De agri cultura. Andrew Dalby menganggap resep tersebut, bersama dengan resep-resep hidangan penutup lainnya dari Cato, mengikuti “tradisi Yunani” dan kemungkinan besar disalin dari buku masak Yunani. Penulis kuliner Mark Kurlansky menggambarkan resep Cato sebagai resep yang sulit dipahami dan akan menghasilkan hidangan yang tidak bisa dimakan jika diikuti secara harfiah.

Rujukan bagian ini · revisi 28724164

Warisan#

Sejumlah sarjana modern berpendapat bahwa hidangan penutup Yunani-Romawi ini memiliki penerus di masa Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium), yaitu plakountas tetyromenous (“placenta keju”) dan koptoplakous (Yunani Bizantium: κοπτοπλακοῦς), yang masing-masing menjadi cikal bakal tiropita (atau banitsa) dan baklava modern. Saat ini, nama placenta (Yunani: πλατσέντα) masih digunakan di pulau Lesbos, Yunani, untuk menyebut hidangan penutup sejenis baklava yang terdiri atas lapisan-lapisan adonan pastri berisi kacang cincang, dipanggang, lalu disiram madu. Adonan placenta modern ini dibuat dari lembaran tipis adonan pastri rapuh yang direndam dalam sirup gula sederhana, dengan tambahan ouzo ke dalam adonannya.

Melalui nama Yunani Bizantium plakountos, hidangan ini diadopsi ke dalam kuliner Armenia dengan sebutan plagindi, plagunda, dan pghagund, yang semuanya berarti “kue roti dan madu”. Dari istilah terakhir inilah muncul nama Arab iflaghun, yang disebutkan dalam buku masak Arab abad pertengahan Wusla ila al-habib sebagai hidangan khas orang Armenia Kilikia yang menetap di Asia Kecil bagian selatan serta di kerajaan-kerajaan Tentara Salib di Suriah utara.

Rujukan bagian ini · revisi 28724164

Sumber dan cakupan

Kue plasenta

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2025 · diakses 2026-10-15.

Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.

Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.

Q7200291 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2523304732. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.

Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang

Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.

Baca metode penyusunan