
Nama dan identitas
Tempoyak · Nama lain belum tercatat dalam profil ini.
Adaptasi sumber terbuka. Uraian diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi. Identitas, lisensi, dan kelengkapan diperiksa secara otomatis. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat.
Identitas dan konteks budaya#
Tempoyak adalah makanan hasil fermentasi daging buah durian (Durio zibethinus) yang dikenal terutama di kawasan yang memiliki tradisi kuliner Melayu, termasuk berbagai wilayah di Sumatra dan Kalimantan, serta Malaysia dan Brunei. Produk ini dibuat menggunakan campuran daging durian matang dengan garam dan membiarkannya mengalami fermentasi secara spontan dalam wadah tertutup selama beberapa hari. Proses tersebut menghasilkan pasta bertekstur semi-padat dengan aroma durian yang kuat dan rasa asam yang menjadi ciri utamanya.
Tempoyak umumnya digunakan sebagai bumbu masakan atau pendamping nasi, bukan sebagai hidangan utama yang berdiri sendiri. Di Indonesia, tempoyak digunakan dalam berbagai olahan ikan, sambal dan masakan berkuah, dengan bentuk penyajian yang berbeda-beda menurut tradisi setempat.
Rujukan bagian ini · revisi 30055210Asal-usul dan persebaran#
Tempoyak berkembang dalam lingkungan masyarakat yang memiliki akses terhadap buah durian dan tradisi pengolahan pangan melalui fermentasi. Kajian mengenai tempoyak di Indonesia menunjukkan keberadaannya di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan, terutama pada komunitas Melayu. Di beberapa daerah, produk atau olahan yang sejenis dapat disebut dengan istilah yang berkaitan dengan durian asam atau durian fermentasi.
Tempoyak dikenal di berbagai wilayah di Sumatra, antara lain Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung dan Sumatera Barat. Produk ini juga ditemukan di Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat dan wilayah lain yang memiliki tradisi pengolahan durian.
Rujukan bagian ini · revisi 30055210Jambi#
Jambi merupakan salah satu wilayah yang memiliki hubungan kuat dengan tempoyak. Tempoyak digunakan sebagai bahan dalam berbagai masakan berbasis ikan, terutama ikan air tawar. Olahan yang menggunakan tempoyak dapat berupa gulai, sambal maupun hidangan ikan lainnya.
Rujukan bagian ini · revisi 30055210Sumatera Selatan#
Di Sumatera Selatan, tempoyak digunakan sebagai bahan dalam sejumlah hidangan tradisional. Tempoyak Palembang tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda melalui SK Nomor 362/M/2019 dengan domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional.
Sumber resmi Warisan Budaya Takbenda mencatat bahwa tempoyak Palembang dibuat dari daging buah durian matang yang diberi garam dan difermentasikan dalam wadah selama beberapa hari. Tempoyak dapat dikonsumsi sebagai pendamping nasi, digunakan sebagai bumbu, atau diolah menjadi berbagai masakan seperti sambal tempoyak, iwak masak tempoyak, pindang tempoyak dan brengkes tempoyak.
Rujukan bagian ini · revisi 30055210Sumber dan cakupan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia · revisi artikel 2026 · diakses 2026-10-15.
Artikel tentang entitas budaya dalam konteks dokumentasinya; tidak mewakili semua variasi, pelaku, atau semua masa. Bagian uraian dipilih, penanda format dibersihkan.
Kontributor Wikipedia · CC BY-SA 4.0 · Riwayat dan kredit penulis · pemilihan bagian, penyuntingan bahasa, dan pembersihan penanda format merupakan perubahan dari sumber.
Q4748563 — identitas dan asosiasi Wikidata · Kontributor Wikidata · CC0 · revisi 2511694796. Klasifikasi P31 dan asosiasi negara P17; bukan batas budaya, kepemilikan, atau keyakinan semua pelaku. Penjelas tambahan dan rujukan dapat diperiksa pada sumber.
Informasi rilis dan ekspor metadata · Ketentuan penggunaan ulang
Pemeriksaan otomatis identitas, lisensi, sumber revisi, dan kelengkapan; bukan tinjauan ahli. Belum ada tinjauan komunitas atau ahli yang tercatat untuk profil ini. Uraian ini belum mencakup seluruh variasi yang mungkin ada.
Baca metode penyusunan